detikNews
Rabu 31 Juli 2019, 15:17 WIB

Jokowi Minta 3 Bulan, Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Kerja 6 Bulan

Zakia Liland Fajriani - detikNews
Jokowi Minta 3 Bulan, Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Kerja 6 Bulan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Antara Foto/Reno Esnir)
Jakarta - Tim teknis akan bekerja selama 6 bulan untuk mengungkap kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan. Durasi itu berbeda dengan permintaan Presiden Jokowi selama 3 bulan.

"Durasi bekerja tim, sesuai dengan sprin ini 6 bulan. Kemarin ada pernyataan dari Presiden 3 bulan, tim akan bekerja secara maksimal, bekerja secara keras dan saya punya keyakinan, saya optimistis, tim ini mampu mengungkap kasus tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (31/7/2019)


Dedi mengatakan pemberian waktu 6 bulan itu memiliki pertimbangan tersendiri. Jika kurang, waktunya akan ditambah 6 bulan lagi.

"Pertimbangan durasi, waktu, itu memang seperti itu. Kalau misalnya kurang, nanti perpanjangan lagi enam bulan. Artinya, setiap satu semester itu jelas, targetnya jelas. Kalau misalnya kurang dari 6 bulan (bisa terungkap), alhamdulillah," ujarnya.

Dedi mengatakan tim teknis juga akan mendalami lagi sekitar 70 saksi yang sudah pernah diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Rekomendasi tim pakar soal pendalaman probabilitas motif penyerangan terkait 6 kasus 'high profile' yang ditangani Novel juga akan menjadi bagian pemeriksaan.

"Salah satu materi. Itu salah satu materi pemeriksaan dari para saksi-saksi itu juga. Kan saya sampaikan tadi, ada sekitar 70 lebih saksi yang akan dievaluasi kembali, didalami kembali, diperiksa kembali. termasuk itu. Tentunya tetap fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh tim itu akan didalami terus," ujarnya.


Saat ditanya apakah saksi-saksi itu termasuk tersangka dalam 6 kasus high profile, Dedi menjawab belum mengarah ke sana. "Saya belum sampai mengarah ke sana. Tentunya yang tadi saksi yang terkait menyangkut masalah ini, tentunya itu yang didalami," ucapnya.

Sebelumnya, Polri memberikan target tim teknis untuk mencari 3 orang yang diduga terlibat kasus teror terhadap Novel Baswedan selama 6 bulan. Target tersebut diperpendek Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada TPF (Tim Pencari Fakta, red) sudah sampaikan hasilnya dan hasil itu mesti ditindaklanjuti oleh tim teknis untuk menyasar dugaan-dugaan yang ada. Oleh sebab itu, kalau Kapolri sampaikan meminta waktu 6 bulan, saya sampaikan 3 bulan tim teknis harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin diselesaikan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (19/7).


Kasus Novel, KPK Menanti Penyerang Terungkap:

[Gambas:Video 20detik]




(idh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com