detikNews
Rabu 31 Juli 2019, 13:42 WIB

Komplotan Pencuri Moge Modus Pura-pura Beli Diringkus di Bogor

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Komplotan Pencuri Moge Modus Pura-pura Beli Diringkus di Bogor Barang bukti motor gede yang disita polisi. (Sachril/detikcom)
Bogor - Polisi menangkap 5 anggota komplotan penipu di Bogor, Jawa Barat. Komplotan itu membawa kabur motor gede (moge) dengan modus berpura-pura ingin membeli.

Lima pelaku yang ditangkap, yakni IR (25), KK (24), IA (25), FF (24), dan HT (23), sudah beraksi 11 kali selama sekitar satu tahun. Target mereka adalah moge hingga mobil.

"Dugaan sementara targetnya moge, lalu mobil ya. Modusnya sama, berpura-pura ingin membeli kendaraan korban dengan mendatangi rumahnya," kata Kapolsek Babakan Madang AKP Silfia Rosa di Polsek Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (31/7/2019).


Komplotan yang berasal dari Garut ini mencari target orang yang menjual moge di internet. Setelah dapat, mereka lalu menyewa mobil menuju rumah korban di Bogor. Mereka biasa beraksi malam hari.

"Di sini, IR yang berperan langsung, yang datang ke rumah korban dengan berpura-pura ingin bertransaksi," kata dia.

Ketika sudah dekat, IR memesan taksi online untuk ke rumah korban. Sementara rekannya memantau di sekitar rumah korban dengan mobil awal. IR meminta sopir online menunggu dan mengaku sebagai teman atau saudaranya.

"Lalu pelaku berpura-pura ingin test drive di sekitaran rumah korban. Korban percaya saja karena ada orang yang menunggu di rumahnya. Tahu-tahu, pelaku tidak kembali. Sadar motornya hilang, korban bertanya ke sopir online. Sopir pun kebingungan dan berkata dia hanya driver dan diminta menunggu saja oleh pelaku," katanya.

 Polsek Babakan Madang menggelar konferensi pers kasus bawa kabur moge dengan modus pura-pura membeli. Polsek Babakan Madang menggelar konferensi pers kasus bawa kabur moge dengan modus pura-pura membeli. (Sachril/detikcom)

Saat sudah jauh dari rumah korban, IR memesan pikap online untuk membawa motor tersebut ke Bandung. "Di Bandung, sudah ada rekan IR yang menunggu. Ketika motor datang, pelaku itu membawa motor curian ke Garut. Rekan IR lainnya, yang menjual motor curian," jelasnya.

Para tersangka ditangkap di sebuah hotel dan di rumah kontrakan di Garut, pada 24 Juli. Polisi menemukan empat sepeda motor di kontrakan itu, yakni 1 unit motor merek Ducati dengan nomor polisi B-3003-RDW, 1 motor Kawasaki R 600 tanpa pelat, 1 sepeda motor XMAX tanpa pelat, dan 1 motor Kawasaki Ninja tanpa pelat.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.
(idh/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com