detikNews
Selasa 30 Juli 2019, 09:25 WIB

5.929 Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Riau hingga Kalbar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
5.929 Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Riau hingga Kalbar Foto: Ilustrasi kebakaran (FB Anggoro/Antara Foto)
Jakarta - Lima provinsi Indonesia saat ini mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 5.929 personel gabungan diterjunkan dalam upaya pemadaman.

Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menjelaskan, personel gabungan tersebut merupakan Satuan Tugas (Satgas) Darat yang berasal dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan kementerian/lembaga lainnya.

"Total personel gabungan berjumlah 5.929 personel yang tersebar di 5 provinsi, yaitu Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah masing-masing berjumlah 1.512 personel, sedangkan Kalimantan Barat berjumlah 1.395 personel," kata Agus Wibowo dalam keterangannya, Selasa (30/7/2019).


Upaya Satgas Darat didukung operasi udara di bawah kendali Satgas Udara. Satgas Udara mengerahkan armada helikopter dan fixed wing yang difungsikan untuk pemadaman, pendinginan, patroli dan survei.

Helikopter-helikopter tersebut disiagakan di empat provinsi, yaitu Riau 17 helikopter, Sumatera Selatan 3 heli, Kalimantan Barat 6 heli dan Kalimantan Tengah 7. Total air yang digunakan untuk pemadaman dan pendinginan sejumlah 61.066.300 liter untuk semua wilayah terdampak.

Selain menggunakan helikopter, Satgas Udara juga didukung pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Operasi ini dimaksudkan untuk memicu terjadinya hujan di wilayah-wilayah yang terpapar hotspot atau titik panas dengan menebarkan garam di awan potensial.


"Perkembangan per 29 Juli 2019 pukul 16.00 WIB, luas lahan terbakar di Riau seluas 27.683,47 hektare. Dampak luas lahan di wilayah Riau terbesar dibandingkan wilayah lain di Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan," ucap Agus Wibowo.

"Luas lahan yang terbakar teridentifikasi di wilayah Kalimantan Barat 2.273,97 hektare, Sumatera Selatan 236,49 hektare, Kalimantan Selatan 52,53 hektare, Kalimantan Tengah 27 hektare dan Jambi 4,18 hektare," jelas Agus Wibowo.

Titk panas dengan kategori kepercayaan lebih dari 80 persen atau tinggi yang tercatat hingga 29 Juli 2019 pukul 16.00 WIB yakni ada di Riau 27 titik, Jambi 26 titik, Kalimantan Tengah 14 titik, Kalimantan Barat 12 titik dan Sumatera Selatan 5 titik. Sementara itu, wilayah Kalimantan Selatan tidak teridentifikasi adanya hotspot.


Kebakaran Hutan di Riau, Kebun Sawit Menghitam Kena Dampaknya:

[Gambas:Video 20detik]





(gbr/fdu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com