Selundupkan Sabu di Kotak Susu, Oknum Petugas Rutan Cipinang Ditangkap

Selundupkan Sabu di Kotak Susu, Oknum Petugas Rutan Cipinang Ditangkap

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 29 Jul 2019 12:23 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Oknum petugas dapur Rutan Kelas I Cipinang berinisial SA ditangkap petugas pintu utama (P2U). SA diamankan karena menyelundupkan sabu seberat 25 gram.

"Kami mengapresiasi kinerja petugas di Rutan Kelas I Cipinang yang berani untuk menggagalkan penyelundupan barang terlarang tersebut yang dilakukan oleh sesama petugas. Hal ini memang menjadi tamparan keras karena masih ada oknum petugas yang berani melanggar peraturan di tengah usaha kami untuk revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Meskipun di sisi lain, kami percaya banyak sekali petugas kami yang berintegritas," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) DKI Jakarta, Bambang Sumardiono, dalam keterangannya, Senin (29/7/2019).

Bambang menegaskan Kemenkum mendukung penuh proses hukum yang dilakukan terhadap petugas penyelundup sabu. Secara internal, SA akan dikenakan sanksi berat berupa pemberhentian jika terbukti bersalah.





"Kami sangat mendukung dan menghormati proses hukum yang berlangsung. Hukuman disiplin berupa pemberhentian akan dilakukan jika oknum tersebut terbukti bersalah oleh pengadilan. Biarkan kejadian ini menjadi contoh bagi petugas pemasyarakatan di seluruh Indonesia dan menjadi bukti komitmen kami bahwa kami tidak main-main dengan narkoba," kata Bambang.

Untuk saat ini, SA yang menyelundupkan sabu, akan diberhentikan sementara.

"Langkah penjatuhan hukuman administrasi pemberhentian sementara kepada yang bersangkutan, apabila telah terbit Surat Perintah Penahanan oleh pihak kepolisian," ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Oga G. Darmawan, mengatakan penyelundupan dilakukan saat SA masuk ke dalam Rutan Kelas I Cipinang melalui pintu P2U sekitar 21.00 WIB, Minggu (28/7). Saat itu, SA membawa satu kantong plastik yang berisikan 2 kotak susu berwarna kuning.

Saat dilakukan pemeriksaan badan dan pemindaian barang bawaan melalui X-Ray, petugas pemeriksa menemukan benda mencurigakan di dalam plastik tersebut.

Petugas kemudian memeriksa barang bawaan SA. Ditemukan satu bungkus plastik kecil berisi serbuk yang diduga narkoba jenis sabu.

"Dari pemeriksaan tersebut, petugas kami langsung mengamankan barang bukti berupa handphone, bungkusan kecil berisi serbuk putih dan kotak susu. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polres Jakarta Timur untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Oga. (yld/fdn)