detikNews
Jumat 26 Juli 2019, 13:47 WIB

SK Pomanto Dibatalkan, 1.073 ASN Pemkot Makassar Kembali ke Jabatan Lama

Ibnu Munsir - detikNews
SK Pomanto Dibatalkan, 1.073 ASN Pemkot Makassar Kembali ke Jabatan Lama Sebanyak 1.073 ASN Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan ke jabatan semula/Foto: Ibnu Munsir-detikcom
Makassar - Sebanyak 1.073 ASN Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan ke jabatan semula. Pengembalian ke posisi lama ini dilakukan setelah Kemendagri membatalkan SK Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) saat menjabat Wali Kota Makassar.

Pelantikan para ASN digelar di lapangan Karebosi, Jl Ahmad Yani, Makassar, Jumat (26/7/2019). Mereka dilantik Pj Walkot Makassar Iqbal Suhaeb.

"Sejarah baru Pemerintah Kota Makassar yang terbanyak 1 kali pelantikan. Perlu saya sampaikan pelantikan ini didasari berbagai aturan; pertama surat Menteri Dalam Negeri tanggal 23 Juli tentang pencabutan dan pembatalan SK Wali Kota dan ditindaklanjuti surat gubernur. Di mana surat kedua itu berdasarkan berita acara pergantian di lingkup Pemkot Makassar," kata Iqbal Suhaeb dalam sambutannya.

Iqbal menerangkan, pelantikan sebelumnya di era Danny Pomanto terbentur persoalan prosedur termasuk terkait mutasi. Seorang kepala daerah ditegaskan Iqbal harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku terkait promosi/mutasi jabatan ASN.


 Sebanyak 1.073 ASN Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan ke jabatan semula. Sebanyak 1.073 ASN Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikembalikan ke jabatan semula. Foto: Ibnu Munsir-detikcom



"Perlu kita ketahui, ini tindak lanjut KSN dan Kemendagri atas masalah prosedur pembinaan mutasi. Masalah mutasi dan penempatan dilakukan sepanjang memenuhi aturan, seorang kepala daerah tidak memiliki hak progratif tapi punya otoritas menentukan jabatan. Walau punya otoritas tapi ada mekanisme dan aturan Undang-Undang," ujar Iqbal.

Pengembalian jabatan ASN disebut Iqbal dilakukan sesuai aturan. Iqbal menegaskan tidak ada unsur politik terkait pengembalian jabatan ASN era Danny Pomanto ini.

"Agar di kemudian hari ini tak terjadi lagi. Apa yang kita lakukan kebaikan kita semua. Tidak ada yang akan dirugikan, tidak ada masalah politik atau berutang budi. (Ini) semata-mata sesuai aturan dan perintah dan dilaksanakan," katanya.

Ditjen Otda Kemendagri sebelumnya mengeluarkan surat bernomor 019.3/3692/OTDA tanggal 12 Juli 2019 dan Surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor B-2237/KASN/7/2019 tanggal 10 Juli 2019. Kedua surat berkaitan dengan Rekomendasi Penataan Pejabat/ Jabatan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Dalam surat diperintahkan agar Pj Wali Kota segera mengembalikan posisi semula 1.228 pejabat berdasarkan 40 SK Wali Kota dan Pj Wali Kota sejak tanggal 4 Juni 2018 sampai dengan 8 Mei 2019. Pj Wali Kota juga diinstruksikan melakukan evaluasi dan penataan kembali.

Ada 1.073 pejabat yang dikembalikan ke posisi semula. Sedangkan 155
pejabat posisinya tidak dianulir karena sah dilantik Wakil Walkot Makassar Syamsu Rizal.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com