detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 13:49 WIB

APP Sinar Mas Kucurkan Rp 300 M untuk Cegah Kebakaran Hutan

Akfa Nasrulhak - detikNews
APP Sinar Mas Kucurkan Rp 300 M untuk Cegah Kebakaran Hutan Foto: Dok APP Sinar Mas
Jakarta - Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas mengintensifkan persiapan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah konsesi pemasoknya. Hal ini mengingat puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi Agustus-September 2019.

Salah satunya dengan memperkuat berbagai fasilitas dari sistem penanggulangan kebakaran hutan terintergrasi atau Integrated Fire Management (IFM) dengan menambah alokasi dana senilai Rp 300 miliar.

Total sampai dengan 2018, APP Sinar Mas telah mengalokasikan lebih dari Rp 1,3 triliun dalam berbagai upaya mencapai target zero fire pada 2020.


Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata mengatakan investasi tahun ini untuk melengkapi apa yang sudah dilakukan sebelumnya. Biaya terbesar tahun ini khususnya untuk sewa helikopter berikut operasionalnya.

"Investasi terkait pencegahan karhutla, kita lakukan sejak kita belajar pada bencana tahun 2015. Pada tahun ini pun tetap ada investasi, yang merupakan penambahan dari investasi sebelumnya. Tahun ini melengkapi perlengkapan yang ada dan kegiatan lainnya, sebagian besar adalah biaya operasional helikopter. Kurang lebih tahun ini lebih dari Rp 300 miliar penambahannya. Ini merupakan biaya tambahan dari apa yang telah dilakukan, " ujar Suhendra dalam konferensi pers di Gedung Sinar Mas Land Plaza, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Suhendra menegaskan, pihaknya bersama seluruh mitra pemasok siap mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada di darat, air dan udara untuk mendukung pemerintah mencegah Karhutla.

"Kami menargetkan tahun ini harus zero fire. Namun kami menyadari upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri, karenanya kami berharap kerja sama dengan seluruh pihak baik pemerintah atau masyarakat. Apa yang sudah berhasil pada 4 tahun terakhir, dan kita diapresiasi negara tetangga, maka ini menjadi tantangan kita supaya apa yang sudah dicapai, tahun ini bisa dicapai lagi. Apalagi tahun ini El Nino lebih kering, jadi kita tingkatkan lagi antisipasi nya, " ujarnya.

Menurut Suhendra, hingga akhir 2018 lalu, APP Sinar Mas telah berhasil menurunkan angka kebakaran hutan hingga mendekati target zero fire pada periode berjalan. Saat ini, hanya 0,07% dari seluruh area konsesi pemasok APP Sinar Mas yang terdampak api akibat kebakaran.


Sementara itu, Manajer Teknologi & Data Fire Management APP Sinar Mas, Gustaf Rantung mengatakan strategi utama APP Sinar Mas terdiri dari 4 pilar utama yang mencakup pencegahan, persiapan, deteksi dini dan respons cepat.

"Untuk mengantisipasi Karhutla, hingga tahun 2019 perusahaan telah memiliki lebih dari 3.000 personel regu pemadam kebakaran ulang sudah tersertifikasi Manggala Agni. Selain itu, fasilitas lain yang kami miliki adalah 506 pos pantau, 102 menara api, dan lebih dari 1.000 pompa air. APP Sinar Mas juga memiliki 138 truk pemadam kebakaran, 608 kendaraan patroli, dan 10 helikopter water booming, " ujar Gustaf.

"Kami juga memiliki sistem deteksi dini di situation room kami yang mampu mengidentifikasi kebakaran lebih awal. Semua fasilitas tersebut disiagakan untuk menghadapi musim kemarau 2019," tambahnya.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com