detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 12:41 WIB

1.790 Orang Lolos Verifikasi Penghuni Rumah DP Rp 0

Arief Ikhsanudin - detikNews
1.790 Orang Lolos Verifikasi Penghuni Rumah DP Rp 0 Rumah DP Rp 0 DKI Jakarta (Foto: Achmad Dwi Afriyadi/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyelesaikan verifikasi penghuni rumah DP Rp 0. Dari 2.359 pendaftar, sebanyak 1.790 orang lolos seleksi program rumah DP Rp 0 di Klapa Village, Jakarta Timur.

"Pada pendaftaran November 2018 lalu, telah mendaftar sebanyak 2.359 orang. Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi dokumen oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terdapat 1.790 orang yang memenuhi kriteria, yang akan diproses untuk tahap selanjutnya," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kelik lndriyanto, kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (24/7/2019).



Kepala UPT Fasilitasi Pemilikan Rumah Sejahtera, Dzikran Kurniawan mengatakan calon penghuni yang lolos seleksi akan diundang untuk mengurus permohonan kredit ke Bank DKI. Calon penghuni rumah DP Rp 0 diberi waktu 10 hari untuk menyelesaikan proses tersebut.

"Pemohon memiliki waktu selama 10 hari dari Sabtu 27 Juli 2019 hingga Minggu, 4 Agustus 2019, untuk memilih unit yang diminati dan melakukan proses pengajuan permohonan kredit program DP 0 rupiah ke Bank DKI," kata Dzikran di lokasi yang sama.

Setelah itu, Bank DKI akan menentukan apakah pengajuan kredit disetujui atau tidak. Prosesnya, kata Dzikran, bisa memakan waktu sampai akhir bulan Agustus.

"Setelah konsultasi dengan Bank DKI, bahwa biasanya proses kredit memakan waktu sekitar dua minggu, sehingga estimasi mereka, pada pertengahan atau akhir Agustus 2019, nama-nama yang pengajuan kreditnya disetujui oleh Bank DKI dapat diumumkan, dan akan dapat diadakan acara akad kredit," ujarnya.



Dzikran mengatakan penghuni Rusunami Klapa Village akan memperoleh Sertifikat Hak Milik. Cicilan bisa dilakukan 15 sampai 20 tahun.

"Cicilan tenor panjang, bunga rendah, sehingga cicilannya itu berkisar antara Rp 1,2 juta hingga Rp 2,3 juta. Untuk harga rumah Rp 184 juta hingga sampai yang paling mahal di Rp 341 juta," pungkas Dzikran.
(aik/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com