detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 12:19 WIB

Bu Dokter Ranking 1 Gagal Jadi PNS karena Disabilitas, Apa Kata Kemenkes?

Jeka Kampai - detikNews
Bu Dokter Ranking 1 Gagal Jadi PNS karena Disabilitas, Apa Kata Kemenkes? drg Romi Sofpa Ismael sedang melayani pasien (jeka/detikcom)
Padang - drg Romi Syofpa Ismael merupakan penyandang disabilitas yang kelulusannya sebagai CPNS dibatalkan. Padahal, ia merupakan rangking 1 saat tes. Apa kata Kementerian Kesehatan (Kemenkes)?

Merasa dizalimi, drg Romi pernah menyurati Kemenkes pada 21 Januari 2019. Surat itu dibalas pasda 25 Februari 2019 dengan hal 'Tanggapan atas Konsultasi Permasalahan CPNS 2018 pada Kabupaten Solok Selatan'.

"Kelulusan CPNS atas nama drg Romi Syofpa Ismael dapat dibatalkan dikarenakan tidak memenuhi persyaratan umum sebagai CPBS yaitu sehat jasmani sesuai dengan hasil tes kesehatan yang bersangkutan (sehat dengan catatan: kelemahan pada otot tungkai kaki)," demikian jawaban Kemenkes yang ditandatangani Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Usman Sumantri yang dikutip detikcom, Rabu (24/7/2019).

Kemenkes meminta pembatalan kelulusan itu harus diumumkan dan berkas lamaran dikembalikan kepada yang bersangkutan. Namun, Kemenkes juga memberikan saran agar dr Romi tetap diterima dengan syarat tertentu.

"Jika kelemahan yang diderita oleh yang bersangkutan dianggap tidak akan mengurangi kinerja sebagai seorang dokter gigi," ujar Usman.

Kemenkes menyerahkan semua pertimbangan tersebut ke Bupati Solok Selatan. Apakah drg Romi diterima sebagai CPNS atau dicoret.

"Keputusan mengenai pembatalan kelulusan CPNS drg Romi Syofpa kami serahkan kepada Bupati Solok Selatan selaku user (pengguna) dan pejabat pembina kepegawaian Pemda Kabupaten Solok Selatan," terang Usman.

Sebagaimana diketahui, drg Romi telah mengabdi di pelosok Solok Selatan bertahun-tahun. Statusnya adalah honorer dan meningkat menjadi pegawai tidak tetap. Pada 2016, ia mengalami disabilitas usai melahirkan anak keduanya.

Setelah itu, ia mengikuti ujian CPNS dengan meraih ranking 1. Belakangan, Pemda mencoretnya karena pertimbangan disabilitas.



(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com