detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 11:12 WIB

Memori Politik Nasi Goreng Mega-Pro

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Memori Politik Nasi Goreng Mega-Pro Foto: dok. Gerindra
FOKUS BERITA: Mega-Prabowo Bertemu
Jakarta - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bakal bertemu siang ini. Pertemuan Megawati dan Prabowo siang ini dilihat sebagai langkah rekonsiliasi pasca-pilpres. Khusus bertemunya kembali Megawati dan Prabowo, menambah rangkaian cerita pasang-surut hubungan keduanya.

Megawati dan Prabowo pernah sepakat berjuang bersama di Pilpres 2009. Kala itu PDIP dan Gerindra, yang ada di barisan oposisi, berkoalisi menghadapi pasangan capres incumbent, SBY-Boediono, serta JK-Wiranto. Pasangan Mega-Pro ini mengakhiri Pilpres 2009 dengan raihan 26,79% suara.

Hubungan Megawati dan Prabowo seperti pasang-surut mendekati pilpres. Menjelang Pilpres 2014, hubungan keduanya benar-benar panas. Gerindra mengungkit perjanjian dengan Megawati di Pilpres 2009, tentang janji Mega mendukung Prabowo di Pilpres 2014. Dokumen perjanjian di Batu Tulis diungkit, tapi Megawati tetap pada pilihannya, mencalonkan Jokowi sebagai presiden pada 2014. Setelah melalui dinamika politik yang panjang, Jokowi akhirnya berduet dengan JK di Pilpres 2014 dan terpilih menjadi Presiden RI ke-7 untuk periode pertama.

Hubungan Mega-Prabowo seolah tak kunjung mereda menjelang Pilpres 2019. Betapa tidak, Prabowo kembali menjadi lawan Jokowi di Pilpres 2019, kali ini berduet dengan Sandiaga Uno. Panasnya suhu politik selama masa kampanye Pilpres 2019 sampai ke telinga Megawati. Mega pun mengkritik orang-orang di kubu 02 yang membenturkan dirinya dengan Prabowo, seraya menegaskan dirinya tak punya masalah dengan Prabowo.

"Seperti orang tahu pada waktu itu sama Pak Prabowo, karena nggak jadi, kita tetap temenan, kan kita tetap temenan. Tapi anak buahnya bully saya, kok aneh," kata Megawati di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2019) lalu.

Nah, secuil kenangan kebersamaan Mega-Pro terungkap dari bibir Megawati. Ia mengenang kala Prabowo terpikat nasi goreng buatannya.

"Terus ada yang selalu dekat dengan beliau, ditunggu Pak Bowo, Bu, kapan Bu Mega bikinkan nasi goreng. Tapi memang nasi goreng saya top lo," tutur Mega sambil menyebut Abdurrahman Wahid atau Gus Dur juga menyukai nasi goreng buatannya.

Seolah menjadi titik puncak rekonsiliasi, Prabowo akan bertamu ke kediaman Megawati. Pertemuan siang ini mencatat sejarah baru hubungan Megawati-Prabowo. Dan lagi-lagi, kenangan manis soal masakan Megawati buat Prabowo kembali bergelora.

"Oleh karena nanti acaranya dengan makan siang bersama. Sehingga menu makan siang pun disiapkan secara khusus. Tadi saya melihat untuk memilih bawang yang dipakai untuk masakan pun, Ibu Mega memilih secara khusus," kata Sekjen PDIP Hasto Kristianto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

Apakah Megawati akan kembali memasak nasi goreng buat Prabowo? Apakah memori politik masakan Megawati bakal menarik Prabowo ke koalisi?


JK soal Rencana Pertemuan Jokowi-Mega-Prabowo: Pasti Positif
(van/fjp)
FOKUS BERITA: Mega-Prabowo Bertemu
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com