detikNews
2019/07/24 06:15:04 WIB

Round-Up

Manuver Lempar Tangan Rey Utami dan Pablo Benua

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Manuver Lempar Tangan Rey Utami dan Pablo Benua Rey Utami dan Pablo Benua (Palevi S/detikFoto)
Jakarta - Sepasang YouTuber, Rey Utami dan Pablo Benua, bermanuver di tengah belitan kasus 'ikan asin'. Mereka mencoba melepaskan diri dari masalah itu dengan cara melempar tanggung jawab kepada dua pihak.

Keduanya diduga melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lewat video kontroversialnya di YouTube, yang memuat pernyataan seorang pesohor bernama Galih Ginanjar yang juga menjadi tersangka.

Di video channel Rey dan Benua, Galih berbicara soal 'ikan asin' yang membuat Fairuz A Rafiq tak terima. Fairuz sendiri adalah selebritas yang melaporkan video itu ke polisi. Saat polisi terus mengusut, Rey dan Pablo lempar tangan.


Pertama, Rey dan Pablo lempar tangan ke pihak manajemennya sendiri, yakni ReyBen Entertainment. Rey dan Benua menuding manajemen yang merencanakan hingga menyebarkan vlog 'ikan asin' tersebut. Tudingan ditulis Rey dan Benua dalam surat kertas. Pengacara Rey-Benua, M Burhanuddin, saat dimintai konfirmasi detikcom pada Selasa (23/7/2019), membenarkan surat itu ditulis kliennya di dalam tahanan.

"Channel YouTube Rey Utami & Benua bekerja sama dengan manajemen ReyBen Entertainment-lah yang merencanakan, memproduksi, dan menyebarkan video tersebut, sementara saya dan Rey hanya sebagai YouTuber atau host di dalam acara atau konten 'Mulut Sampah'," tulis Rey dan Benua dalam surat itu.


Lewat surat itu, Rey dan Benua menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat vlog tersebut. Meski begitu, dalam surat tersebut mereka tidak menyinggung permintaan maaf kepada korban, Fairuz A Rafiq.

"Akan tetapi, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat di Indonesia, khususnya ibu-ibu dan para kaum wanita, bilamana video wawancara tersebut telah membuat kegaduhan yang tak henti-hentinya. Dari kejadian tersebut membuat saya sadar dan memberikan saya pelajaran yang besar untuk tidak mudah percaya terhadap orang lain dan di kemudian hari saya bisa lebih berhati-hati dalam bekerja sama dengan orang lain," lanjutnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com