Tarik Ulur Pertemuan Jokowi-Prabowo-Megawati - Halaman 2

Round-Up

Tarik Ulur Pertemuan Jokowi-Prabowo-Megawati

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 23 Jul 2019 21:40 WIB
Prabowo, Megawati, dan Jokowi (Abdul Rosyid/detikcom)
Prabowo, Megawati, dan Jokowi (Abdul Rosyid/detikcom)


Baik Hasto maupun Eva meminta semua pihak tak mengartikan lain pertemuan tersebut. Apalagi kemudian mengaitkan dengan isu negosiasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan sebagai syarat koalisi. Keduanya menekankan pertemuan itu tak lebih dari pertemuan antarkawan.

Di luar itu, Eva dan Hasto mengatakan pentingnya pertemuan Jokowi, Prabowo, dan Megawati untuk terlaksana. Mereka pun berharap pertemuan tersebut dapat terwujud demi persatuan bangsa.

"Semoga jadi ya. Baguslah supaya suara yang membentur-benturkan mereka melemah. Jadi, kalau besok bertemu, itu pemberian sinyal that now we are OK, bahwa kita nggak ada masalah secara personal dan we are ready to move on untuk ngopeni NKRI. Itu SOP-nya sih, begitu ya aku bacanya. Memang benar pertemuan besok itu pemimpin yang chemistry-nya disambungin," tutur Eva.

"Ibu Mega percaya pada kenegarawanan Pak Prabowo dan sama halnya dengan Pak Jokowi, kepemimpinan yang mempersatukan dan diwarnai dengan dialog antarpemimpin merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan," ujar Hasto dalam kesempatan yang berbeda.



Kendati tiga suara kompak menyebut akan adanya pertemuan, hal berbeda justru disampaikan oleh Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman. Habiburokhman dengan tegas menepis pernyataan rekan separtainya, Poyuono.

Habiburokhman mengatakan sejauh ini belum ada informasi terkait pertemuan itu. Dia mengatakan Poyuono sudah lama tak terlibat dalam aktivitas partai. Karena itu, menurut dia, Poyuono tidak secara pasti mengetahui agenda Prabowo.

"Sejauh ini saya belum mendengar adanya agenda Pak Prabowo bertemu Pak Jokowi besok," kata Habiburokhman kepada wartawan.

"Pak Arief sudah lama tidak terlibat dalam aktivitas keseharian partai dan karenanya tidak mengetahui agenda Pak Prabowo," imbuh dia.
Halaman

(mae/zak)