detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 17:19 WIB

Wali Kota Depok Siap Sambut Kajian Raperda Anti-LGBT dari DPRD

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Wali Kota Depok Siap Sambut Kajian Raperda Anti-LGBT dari DPRD Wali Kota Depok Moh Idris (Matius Alfons/detikcom)
Depok - DPRD Depok sedang menyiapkan draf raperda yang mengatur pelarangan aktivitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Proses ini sudah sampai tahap kajian raperda. Namun Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku belum menerima pengajuan kajian raperda itu.

"Belum ada. Belum diajukan ke kami. Tapi memang pernah permohonan dibuat raperda. Tapi belum ada surat disposisi dari pimpinan Dewan kepada Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah). Itu baru dari fraksi," kata Mohammad Idris saat dihubungi detikcom, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, Idris menjelaskan, Pemkot Depok sebetulnya sudah pernah mengeluarkan surat edaran terkait permasalahan LGBT di Depok. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti respons Pemkot Depok perihal aktivitas LGBT.

"Sebelumnya, pemerintah kan sudah mengeluarkan edaran terkait masalah LGBT. Tetap menghormati, tapi bukan berarti kita memperkenankan aktivitas-aktivitas seperti itu. Kita sudah action sebetulnya pemerintah. Kalau misalnya ada raperda/perda kita bisa ajukan semacam kajian nanti kita lanjutkan ke rancangan rerda itu," ujarnya.

Idris juga mengatakan saat ini belum ada penjadwalan terkait rapeda anti-LGBT itu. Sebab, pembahasan raperda sudah diisi kuota kumpulan raperda tahun 2020. Namun, apakah Pemkot Depok akan menyetujui raperda anti-LGBT ini?

"Kita lihat kajiannya nanti. Kajian kan, harus ada kajian akademis dan summary executive-nya. Prosedurnya harus dilalui dulu. Kalau perlu-tidaknya, dilihat dari kajian nanti," ungkapnya.
(rdp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com