detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 17:04 WIB

Teroris Novendri Berencana Serang 8 Markas-Pos Polisi di Sumbar

Audrey Santoso - detikNews
Teroris Novendri Berencana Serang 8 Markas-Pos Polisi di Sumbar Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (tengah). (Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta - Polri menyebut anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sumatera Barat (Sumbar), Novendri, telah merencanakan aksi teror ke markas-markas polisi. Novendri disebut tergabung dalam JAD Sumbar pimpinan May Yusral alias Umar, yang ditangkap pada Agustus 2018.

"Kelompok ini telah mensurvei beberapa tempat di wilayah hukum Polda Sumatera Barat yaitu Polda Sumatera Barat, Mako Brimob Polda Sumatera Barat, Polresta Padang, Polres Bukittinggi, Polsek Padang Utara, Polsek Koto Tangah, pos lalu lintas Masjid Raya Sumatera Barat dan pos lalu lintas di samping di samping tempat perbelanjaan Plaza Andalas," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/7/2019).


Dedi menerangkan dua terduga teroris dari JAD Sumbar yaitu May Yusral alias Umar dan Hendrik Syafran alias Ayub diketahui juga pernah menjalani pelatihan militer di Suriah menggunakan senjata laras panjang jenis AK-47.

"Kelompok ini mempunyai dua pucuk senjata api laras panjang dengan amunisi 5,56 mm sebanyak 500 butir dan beberapa samurai," ujar Dedi.

Dedi menambahkan, Novendri pernah mencoba merakit bom di belakang rumahnya, namum gagal meledak.


Novendri alias Abu Zahran alias Abu Jundi ditangkap Densus 88 Antiteror pada Kamis (18/7), pukul 21.59 WIB di Padang, Sumbar. Polri menyebut Novendri terhubung dengan jaringan teroris di dalam maupun luar negeri.

Di dalam negeri, Novendri berhubungan dengan JAD Lampung, JAD Sibolga, JAD Bekasi dan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan dipimpin Ali Kalora. Dia berperan menyalurkan dana untuk kegiatan kelompok-kelompok teroris di Indonesia. Dana itu diperoleh Novendri dari luar negeri.


Simak Juga 'Pemilu Usai, Polisi Waspadai Gerakan Teroris Antidemokrasi':

[Gambas:Video 20detik]


(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed