detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 10:57 WIB

2 WN Ausie Pengguna Kokain Ditangkap di Kelab Malam di Bali

Aditya Mardiastuti - detikNews
2 WN Ausie Pengguna Kokain Ditangkap di Kelab Malam di Bali Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Denpasar - Dua warga Australia, William Roy Astillero Cabantog (36) dan David Dirk Johanes Van Iersel (38), ditangkap polisi terkait kasus narkotika. Keduanya ditangkap di kelab malam Lost City, Canggu, Badung.

Keduanya ditangkap pada Sabtu 20 Juli 2019 saat memakai kokain di salah satu ruangan di kelab malam tersebut. Salah satu pelaku, David mengaku sebagai manager Lost City Club.

"Kami mendapat informasi adanya warga negara asing yang menggunakan narkoba dari info tersebut kami melakukan penyelidikan selama 1 minggu. Alhamdulilah benar informasi yang kami dapatkan warga negara asing menggunakan kokain," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan di kantornya, Jl Gunung Sanghyang, Denpasar, Bali, Selasa (23/7/2019).
Dari penangkapan kedua pelaku didapatkan barang bukti seberat 1,12 gram kokain. Kedua pelaku juga sudah dites urine dan positif sebagai pengguna.
"Sudah tes urine hasil tesnya positif kokain. Dua warga negara Australia ini pemakai," terang Kasat Narkoba Kompol Mikael Hutabarat di lokasi yang sama.

Saat ditangkap keduanya terciduk tengah menggunakan narkotika. Sisa kokain yang digunakan ditemukan di kantong William.

"Tidak ada pesta, tidak banyak orang cuma berdua saja di salah satu bagian Lost City tersebut, pokoknya di dalam ruangan Lost Citylah. Mereka hanya pemakai, tapi untuk status lebih lanjut kami masih melakukan pendalaman, apakah ada keterkaitan perlu penyelidikan lebih lanjut. Sementara saat dilakukan penangkapan dua-duanya pemakai," terang Mikael.


Menurut keterangan William dan David barang haram itu dibeli seharga Rp 3 juta dari warga negara asing lainnya. Saat ini pemasok kokain itu masih dikejar polisi. "Mereka mengaku beli (seharga) Rp 3 juta. Nggak lebih dari 2 gram. Dia masih memberitahu seseorang tapi kita lagi melakukan pencarian, dengan inisial N, warga negara asing," urainya.

"Modusnya untuk bersenang-senang," tutur Mikael.

Kedua pria asal Melbourne ini dijerat dengan pasal 112 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Keduanya terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.
(ams/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com