detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 10:55 WIB

Lewat 'Ular Tangga', Polres Tangsel Ajarkan Siswa SD Tertib Lalu Lintas

Adhi Indra Prasetya - detikNews
Lewat Ular Tangga, Polres Tangsel Ajarkan Siswa SD Tertib Lalu Lintas Polres Tangsel mengenalkan tertib lalin ke anak melalui permainan ular tangga. (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Tangerang Selatan - Satlantas Polres Tangerang Selatan memberikan alat permainan edukatif kepada anak-anak di Sekolah Tunas Indonesia, Tangerang Selatan. Alat permainan edukatif berupa boardgame ular tangga itu diberikan dalam rangka memeringati Hari Anak Nasional, yang jatuh pada 23 Juli.

"Kami memberikan permainan berupa satu set ular tangga tertib lalu lintas, tujuannya supaya pertama, menghibur anak anak; kedua, mengedukasi anak-anak agar dari usia dini bisa berkenalan dengan peraturan lalu lintas, apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam berlalu lintas," ujar Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin saat ditemui di lokasi, Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (23/7/2019).



Lalu, penjelasan tentang boardgame permainan ular tangga itu diberikan dengan tujuan mengenalkan aturan dan rambu lalu lintas kepada anak. Selain itu, Hedwin mengatakan acara ini bertujuan agar anak-anak lebih akrab dan tidak takut kepada pihak kepolisian.

"Permainan ular tangga tertib lalu lintas ini sebenarnya sama halnya dengan ular tangga biasa, namun poinnya kita ubah dengan nilai-nilai dalam berlalu lintas. Misalnya dia dapat kotak tertib dalam berlalu lintas, maka akan mendapatkan penghargaan naik tangga, bila mendapatkan keterangan melanggar lalu lintas, maka dia akan turun," kata Lalu.

"Tadi sewaktu saya datang ada orang tua murid yang bertanya 'ada kasus apa, Pak?'. Jadi kami juga mengadakan kegiatan ini untuk menghilangkan kesan anak-anak takut kepada kepolisian. Kami juga sahabat anak-anak, dan kami juga ingin menumbuhkan budaya tertib lalu lintas sejak usia dini kepada anak-anak sekolah," imbuh dia.

Kepala Sekolah Dasar Tunas Indonesia Ade Rosma Manaluh pun mengapresiasi kampanye yang dilakukan Polres Tangerang. Menurut dia, permainan ini bisa mendidik anak untuk tidak bergantung pada permainan elektronik.

"Karena kegiatan ini anak-anak juga menjadi senang ya, tahu aturan lalu lintas, rambu-rambunya, jadi sejak dini mereka mematuhi peraturan lalu lintas. Mereka juga mendapatkan permainan yang natural, jauh lebih baik daripada gadget," ujar Ade.

"Mereka jadi tahu cara bermain ular tangga ini dan mereka tahu setiap step itu ada aturan, reward-nya. Kami bersyukur atas kunjungan ini, semoga anak Indonesia semakin maju dan memiliki potensi yang besar untuk membangun negara ini," sambung Ade.



Pantauan detikcom, acara ini dimulai dengan penyerahan simbolis berupa satu set permainan ular tangga tertib lalu lintas dan buku panduan tertib lalu lintas dari AKP Hedwin kepada Ade selaku kepala sekolah serta dua perwakilan siswa Sekolah Tunas Indonesia. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan bermain ular tangga bersama yang dilakukan di lapangan basket Sekolah Tunas Indonesia.

Acara ini diikuti 90 murid, yang terdiri dari kelompok TK B, kelas I SD, dan kelas II SD. Selain itu, hadir para guru Sekolah Tunas Indonesia untuk mendampingi para Polantas yang memandu permainan. Acara diakhiri dengan anak-anak Sekolah Tunas Indonesia menyanyikan lagu 'Laskar Pelangi'.
(mae/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com