detikNews
Senin 22 Juli 2019, 21:04 WIB

Tim Hukum PKS Ajukan Penolakan Sita Aset Sohibul ke PN Jaksel

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Tim Hukum PKS Ajukan Penolakan Sita Aset Sohibul ke PN Jaksel Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Fahri Hamzah mengajukan sita eksekusi terhadap aset-aset petinggi PKS Sohibul Iman cs. Tim hukum PKS pun mengajukan penolakan sita ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

"Klien sudah ajukan penundaan pelaksanaan putusan sejak bulan lalu serta penolakan sita sejak siang tadi," kata Koordinator Tim Hukum PKS Feizal Syahmenan saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Feizal mengatakan permohonan penolakan sita itu diterima oleh PN Jakarta Selatan sejak pukul 15.00 WIB. Feizal menyebut pengajuan sita eksekusi adalah hak hukum Fahri.



"Itu hak hukum beliau (Fahri Hamzah). Klien kami pun punya hak hukum untuk ajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung RI dan sedang berproses," ujarnya.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengajukan sita eksekusi terhadap aset-aset petinggi PKS Sohibul Iman cs. Ada delapan daftar aset yang diajukan sita eksekusi berupa rumah hingga kendaraan milik para tergugat pimpinan PKS.

"Jadi yang kami ajukan permohonan sita eksekusi adalah berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh termohon kasasi. Lima orang itu. Ada juga barang-barang bergerak, jadi ada barang tidak bergerak itu berupa kendaraan," kata pengacara Fahri, Mujahid Latief, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (22/7).

Aset-aset yang diajukan sita itu milik para tergugat. Adapun kelima tergugat itu adalah tergugat I Dewan Pengurus Pusat PKS Abdul Muiz Saadih; tergugat II Hidayat Nur Wahid, Surahman Hidayat, Abdi Sumaithi, dan Abdul Muiz Saadih; serta tergugat III Dewan Pengurus Pusat PKS Mohamad Sohibul Iman.




(azr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed