detikNews
Senin 22 Juli 2019, 20:27 WIB

Pemprov Sumut Minta Bantuan Pusat Atasi Masalah Limbah di Danau Toba

Khairul Ikhwan Damanik - detikNews
Pemprov Sumut Minta Bantuan Pusat Atasi Masalah Limbah di Danau Toba Rapat koordinasi 'Tindak Lanjut Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman' di Jakarta, Senin (22/7/2019). (Foto: dok. Istimewa)
Medan - Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah meminta bantuan pemerintah pusat mengatasi persoalan lingkungan di Danau Toba. Salah satunya masalah limbah dari keramba jaring apung (KJA).

Permintaan itu disampaikan Rajekshah dalam rapat koordinasi 'Tindak Lanjut Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba' di gedung Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin (22/7/2019). Pertemuan itu dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, dan dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil serta para kepala daerah di kawasan Danau Toba.



Rajekshah menyatakan, dalam upaya pengembangan Danau Toba sebagai destinasi itu, persoalan lingkungan patut menjadi perhatian. Antara lain peningkatan kualitas air danau dengan pengurangan keramba jaring apung, pengendalian limbah domestik (permukiman), pengendalian limbah industri, pengendalian sampah, dan pengendalian kerusakan hutan.

"Persoalan limbah ini juga penting. Karena itu, kami mohon bantuan dari pemerintah pusat," katanya.

Selain itu, Rajekshah mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat terhadap pengembangan wisata Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dan superprioritas. Antara lain untuk pembangunan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan Tol Medan-Tebingtinggi-Siantar-Parapat, pembangunan outer ringroad Samosir, pengembangan Bandara Kuala Namu dan Silangit-Sibisa. Serta pengembangan pelabuhan dan memperlancar rute jalan ke Danau Toba.

"Pembangunan infrastruktur pendukung merupakan salah satu yang terpenting dalam upaya percepatan pengembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata prioritas dan superprioritas. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah pusat," katanya.



Menanggapi itu, Menko Luhut Pandjaitan menyampaikan, sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai peningkatan kawasan wisata di Indonesia, pemerintah pusat sangat serius mengembangkan destinasi wisata di Tanah Air, termasuk Danau Toba, yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata prioritas dan superprioritas.

Tentang pembangunan infrastruktur pendukung di Danau Toba, Menko minta para bupati yang berada di kawasan Danau Toba menyampaikan program dan apa saja yang dibutuhkan. Pemerintah pusat akan serius membantu pembangunannya, dengan syarat pemda juga serius bekerja sama.

"Pemda juga harus serius dan mau bekerja sama," ujar Luhut.
(rul/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed