detikNews
Senin 22 Juli 2019, 19:26 WIB

Pura-pura Cek Listrik, Gigih Rampok Money Changer di Denpasar

Aditya Mardiastuti - detikNews
Pura-pura Cek Listrik, Gigih Rampok Money Changer di Denpasar Gigih ditangkap aparat Polsek Denpasar Barat atas upaya perampokan dan penusukan di money changer. (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Den -
Gigih Andita (31) ditangkap polisi karena berupaya merampok salah satu money changer di Denpasar Barat, Bali. Pria asal Jakarta itu berpura-pura sebagai petugas PLN dan menusuk salah satu karyawan.
Upaya perampokan itu terjadi Minggu (21/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Karyawan yang menjadi korban bernama Lalu Muhammad Buhari (25).

"Pelaku masuk, berpura-pura sebagai karyawan PLN dengan maksud mau mengecek meteran listrik di toko tersebut, dan pelaku masuk ke dalam toko. Pelaku langsung mengeluarkan pisau dari tas yang dibawa pelaku dan menodongkan ke arah korban," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar kepada wartawan, Senin (22/7/2019).
Karena melawan, Lalu Muhammad kemudian ditusuk oleh pelaku. Lalu mendapat luka robek di bagian punggung dan perut.

"Pelaku menusuk korban tiga kali, satu di bagian perut dan dua di bagian punggung. Luka tusuk pada bagian punggung harus dioperasi karena lukanya sangat dalam," terangnya.
Sebelum melakukan aksinya, rupanya pada Jumat (19/7) pelaku sudah melakukan pengintaian di money changer yang beralamat di Jl Pulau Tarakan, Denpasar, itu. Pelaku sempat menukarkan uang dolar untuk survei lokasi.

"Awalnya Jumat (19/7) sore pelaku melakukan survei di area seputaran money changer. Setelah itu pelaku menukarkan USD 1 di money changer sembari survei area dalam money changer, sehingga pelaku punya gambaran terkait area seputaran TKP dan dalam money changer," terangnya.
Atas perbuatannya, Gigih disangkakan dengan Pasal 365 KUHP juncto 53 KUHP. Gigih terancam hukuman 9 tahun penjara.



(ams/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed