detikNews
Senin 22 Juli 2019, 14:52 WIB

Tentang Bendera Hitam/Putih Bertuliskan Tauhid yang Dianggap Meresahkan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Tentang Bendera Hitam/Putih Bertuliskan Tauhid yang Dianggap Meresahkan Siswa-siswi MAN 1 Sukabumi saat mengibarkan bendera tauhid. (Foto: Twitter/@Karolina_bee1)
Jakarta - Munculnya dua atau salah satu dari bendera bertuliskan tauhid, masing-masing berlatar belakang hitam dan putih, belakangan ini selalu menuai kontroversi. Kasus terakhir adalah pengibaran dua bendera tersebut oleh siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi. Masyarakat memang sebaiknya hati-hati, karena atribut ini identik dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang telah dibubarkan pemerintah.

Dalam kasus di Sukabumi ini, foto bendera tauhid itu pertama kali disorot oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. Ace me-retweet unggahan akun @Karolina_bee1. Ace menilai tidak sepatutnya bendera yang identik dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia dikibarkan oleh siswa Indonesia. Dalam foto itu, terlihat sekelompok siswa berada di lapangan sekolah. Mereka mengibarkan bendera Ar-Rayah dan Al-Liwa.


Mengetahui hal ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun meminta agar pengibaran bendera tauhid itu diinvestigasi. Akhirnya diketahui bendera bertuliskan kalimat tauhid itu dibawa siswa salah satu kelompok ekstrakurikuler sekolah bernama Keluarga Remaja Islam Majelis Al-Ikhlas atau Karisma, pada Jumat (19/7) pagi. Lokasinya di area belakang MAN 1 Kabupaten Sukabumi, Jalan Suryakancana, Sukabumi, Jawa Barat.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ahmad Umar, pengibaran bendera tersebut tidak terkait dengan organisasi terlarang HTI. Kendati demikian, pengibaran bendera ini berimbas pada penundaan rekrutmen anggota kelompok ekstrakurikuler sekolah bernama Karisma MAN 1 Sukabumi.

Di dalam negeri, bendera tauhid meresahkan lantaran bendera ini identik dengan organisasi terlarang HTI. Adapun HTI sudah dibubarkan pemerintah melalui Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat, yang menjadi undang-undang menggantikan UU Nomor 17 Tahun 2013. HTI dibubarkan lantaran pemerintah memiliki bukti organisasi ini hendak mengubah Pancasila.


Merujuk pada AD/ART HTI yang sudah direvisi pada 2008, HTI memiliki simbol bendera tauhid dengan warna hitam dan putih. Simbol bendera ini juga menjadi stempel HTI dengan tambahan nama organisasi. Sedangkan dalam buku Struktur Negara Khilafah yang diadopsi oleh HTI, bendera tauhid berwarna putih tersebut disebut Al-Liwâ' dan yang berwarna hitam disebut Ar-Râyah.

Tentang Bendera Hitam/Putih Bertuliskan Tauhid yang Dianggap MeresahkanFoto: AD/ART HTI

Merujuk pada Perppu No 18 Tahun 1986 tentang Pelaksanaan UU No Tahun 1985 tentang Organisasi Masyarakat, disebutkan bahwa organisasi yang telah dibubarkan oleh pemerintah, dinyatakan pula sebagai organisasi terlarang. Otomatis, atribut-atribut organisasi terlarang, salah satunya HTI, dilarang digunakan oleh pemerintah.

Jadi bagi warga harus berhati-hati apabila menyimpan atau mengibarkan bendera dengan tulisan tauhid yang berlatar belakang hitam atau putih. Sebab, bendera tersebut identik dengan simbol HTI yang penggunaannya dilarang oleh undang-undang.

Di Arab Saudi Tegas Dilarang

Melansir BBC, Arab Saudi diketahui sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut, dan lambang apa pun yang berbau terorisme seperti ISIS, Al-Qaeda, Al-Jama'ah al-Islamiyyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstremisme.

Larangan tersebut, juga berlaku untuk bendera tauhid yang menjadi simbol bagi organisasi terlarang Hizbuz Tahrir (HT) yang memiliki warna hitam dan putih. Larangan ini tercantum dalam laman counter-extremism. Sedangkan untuk bendera tauhid yang menjadi simbol negara Arab, penulisan dan warnanya diatur ketat.

Bahkan, pada 2018, Habib Rizieq Syihab pernah diperiksa otoritas setempat lantaran di rumahnya terpasang bendera berkalimat tauhid. Namun dalam hal ini Arab hanya melarang bendera kalimat tauhid berwarna hitam dan putih yang lekat dengan simbol HT.



Simak Video "14 Ormas Islam Minta Bendera Tauhid Tak Dijadikan Alat Kampanye"

[Gambas:Video 20detik]


(tor/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed