detikNews
Senin 22 Juli 2019, 11:59 WIB

Singgung 'Kemesraan' dengan PDIP, Demokrat Ingin Kursi Ketua MPR

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Singgung Kemesraan dengan PDIP, Demokrat Ingin Kursi Ketua MPR Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kursi Ketua MPR tengah menjadi kursi panas. Kini Partai Demokrat turut mengambil tiket memperebutkannya.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan bahkan menyinggung soal 'kemesraan' partainya dengan PDIP, yang notabene mendapat suara tertinggi untuk periode ini di DPR. Kemesraan yang dimaksud Syarif terkait pimpinan DPR-MPR pada tahun 2009.

"Partai Demokrat punya sejarah dekat dengan PDIP. Pada tahun 2009 periode Pak SBY, pada saat itu kan Demokrat sebagai pemenang pemilu, kemudian PDIP sebagai oposisi, terjadi deal. Dan deal itu di politik itu sangat bagus buat bangsa dan negara, pada saat itu," kata Syarief di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).




Syarief mengatakan periode pemerintahan 2019-2024 adalah masa-masa mesra partainya dengan PDIP. Sebab, saat itu Ketua DPR dijabat Marzukie Ali dari Partai Demokrat dan Ketua MPR dijabat Taufik Kiemas dari PDIP.

"Jadi 2009-2014 saya pikir masa-masa mesranya Demokrat dengan PDIP. Pada saat itu Partai Demokrat Ketua DPR, PDIP jadi Ketua MPR. Dan itu didukung penuh oleh Partai Demokrat," katanya.

Jika terjadi pengulangan sejarah pada periode saat ini, Syarief menuturkan hal itu baik untuk bangsa. Menurut Syarief, partainya juga menginginkan kursi MPR-1, namun masih tergantung pada lobi-lobi politik partai lain.

"Nah kalau saja itu terjadi pengulangan sejarah, saya pikir baik untuk bangsa. Jadi kalau saja ya, dan bila temen-temen setuju dan PDIP juga setuju, mudah-mudahan, kalau saja terjadi Ketua DPR-nya adalah PDIP, mungkin bagus juga kalau MPR-nya itu dijabat oleh Partai Demokrat," ungkap Syarief.

"Kami memang sebenarnya juga ingin (kursi Ketua MPR) gitu ya, tetapi kita lihat nanti perkembangannya. Ini kan lobi politiknya bagaimana di fraksi dan pimpinan-pimpinan partai politik yang lainnya," lanjut dia.

Menurut Syarief, Demokrat sudah menyiapkan nama kader untuk menduduki kursi pimpinan MPR, namun nama itu masih ada di tangan SBY. Ia pun menegaskan siap diajak oleh PDIP untuk bergabung dalam paket yang sama.




"Sangat siap, sangat siap. Kita kan sudah berpengalaman dalam PDIP, jadi saya pikir itu sejarah yang betul-betul patut menjadi pelajaran bagi kita bahwa kalau kita berkolaborasi dengan baik, saya pikir bangsa ini akan lebih bagus ke depan," ucapnya.

Syarief menyatakan keinginan Demokrat menduduki kursi Ketua MPR salah satunya adalah untuk menjadi solusi penengah dari partai-partai lain yang tengah berebut kursi yang sama. Menurutnya, Demokrat adalah partai yang paling bisa diterima oleh semua pihak.

"Tidak ada resistensi dengan partai-partai koalisi, dan Partai Demokrat sudah sangat terbiasa berkolaborasi dengan semua partai-partai politik. Jangankan partai-partai politik, 10 tahun ini kan kami sudah punya pengalaman bahkan kedekatan kami dengan PDIP juga sangat luar biasa. Artinya apa? Teman-teman dari parpol lainnya itu sangat welcome kalau Demokrat," pungkasnya.


Simak Video "Ini Alasan Cak Imin Incar Kursi Ketua MPR Ketimbang Menteri"

[Gambas:Video 20detik]


(azr/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com