detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 21:49 WIB

Viral Pria Maki Perempuan di Kelapa Gading, Polisi Sempat Amankan Pelaku

Audrey Santoso - detikNews
Viral Pria Maki Perempuan di Kelapa Gading, Polisi Sempat Amankan Pelaku Foto: Ilustrasi media sosial (detikINET/Irna Prihandin)
Jakarta - Video seorang pria memaki perempuan di Kelapa Gading, Jakarta Utara viral di media sosial. Pria itu pun sempat diamankan oleh polisi.

Video yang viral itu merupakan gabungan dari Instagram Story seorang perempuan. Awalnya, perempuan itu mengaku didatangi pria tak dikenal di mal. Pria itu kemudian menanyakan status perempuan itu. Merasa bahwa pertanyaan itu sudah menjurus ke privasi, perempuan itu menolak menjawab.

Tetapi, si pria justru jadi marah dan memaki perempuan itu. Dia lalu merekam perkataan kasar pria tersebut.

"Anda melecehkan saya melalui kata-kata anda. Saya tidak melakukan apa-apa. Saya tidak salah apa-apa, anda bilang saya anj*g, ng**ot," kata perempuan dalam video tersebut.

"Iya anj*ng ng**ot emang kenapa?" balas si pria.


detikcom telah menghubungi perempuan di video itu lewat Instagram, namun belum dijawab. Sementara itu, polisi telah menangani masalah ini. Bahkan si pria, yang diketahui berinisial HK (40), sempat diamankan di Polsek Kelapa Gading.

"Penanganannya itu, si pria itu memang warga Kelapa Gading juga, lalu sudah kita amankan," jelas Kapolsek Kelapa Gading Kompol Jerrold Hendra Kumontoy ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (21/7/2019).

Jerrold menerangkan perempuan yang dimaki pria tersebut mengadukan kejadian yang menimpanya kemarin, Sabtu (20/7), malam. Namun dia belum mau membuat laporan polisi (LP) sehingga penyidik tak dapat memproses hukum HK.

"Semalam perempuan itu ngomong ke polsek. Saat kami mau arahkan bikin LP, kata dia nggak usah dulu. Lalu kami dampingi perempuan itu pulang ke kompleknya. Di kompleknya, anggota kami jemput bola, setelah mengantar, terus kami bilang ditunggu kapanpun untuk pembuatan LP," terang Jerrold.


Namun hingga malam, lanjut Jerrold, perempuan tersebut tak kunjung membuat LP. "Pelaku ini sudah kami amankan dari semalam. Tapi kami tidak mungkin menahan orang lebih dari 1x24 jam kalau nggak ada LP. Akhirnya si pria kami catat datanya, lalu kami kembalikan juga ke keluarganya," tutup Jerrold.
(aud/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed