detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 14:49 WIB

Nunung Tersangka Narkoba, Ombudsman Soroti Standar Baku Rehabilitasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Nunung Tersangka Narkoba, Ombudsman Soroti Standar Baku Rehabilitasi Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ombudsman RI (ORI) pun menyoroti standar baku rehabilitasi tahanan kasus penyalahgunaan narkoba.

"Penangkapan komedian Indonesia, Tri Retno Prayudati alias Nunung, akan menambah daftar panjang penghuni lapas jika sistem rehabilitasi belum menjadi program prioritas pemerintah dalam menangani perkara penyalahgunaan narkoba. Sebagaimana data saat ini jumlah penghuni lapas mengalami overcrowded, dengan 50% dari kurang-lebih 250 ribu pelaku tindak pidana narkoba," kata anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu dalam keterangan tertulis, Minggu (21/7/2019).


Ninik lantas mengimbau semua penegak hukum, dari penyidik, jaksa penuntut umum, sampai hakim supaya mengubah caranya ketika menangani perkara penyalahgunaan narkoba agar tidak maladministrasi pemidanaan. Selain itu, dia menilai upaya melakukan perubahan terhadap pelaku penyalahgunaan lewat rehabilitasi juga belum efektif.

"Sayangnya upaya melakukan perubahan pada pelaku penyalahgunaan narkoba melalui sistem rehabilitasi belum efektif. Salah satunya karena hingga saat ini belum ada standar baku yang disepakati oleh tiga lembaga yaitu Kemenkes, Kemensos dan BNN yang saat ini diberi mandat untuk melakukan rehabilitasi pada pengguna narkoba," ujarnya.


Video: Sule Mengaku Kaget dan Tak Nyangka Nunung Pemakai Sabu

[Gambas:Video 20detik]


Perlu diketahui, pada pengujung 2017, Ombudsman telah memberikan saran kepada ketiga lembaga negara tersebut. Meski demikian, dari hasil monitoring Ombudsman RI, ketiga lembaga masih belum mampu menyeragamkan standar program pelayanan rehabilitasi bagi pasien, lantaran belum terdapat kesepakatan di antara ketiganya.

"Sedihnya Ombudsman juga menemukan data bahwa ketiganya masih sulit melakukan koordinasi untuk perbaikan, maka pendekatan penanganan narkotika lebih cenderung pada pemidanaan dan berakhir pada pemenjaraan pelaku, serta melupakan pentingnya rehabilitasi," ungkap Ninik.


Sebelumnya diberitakan, Nunung bersama suaminya, July Jan Sembiran, ditangkap di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (19/7). Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,36 gram.

Adapun hasil tes urine menunjukkan Nunung dan suaminya positif menggunakan narkoba. Tak hanya Nunung-July, polisi pun menangkap pengedar sabu Hery. Barang bukti yang diamankan di antaranya 2 klip kecil bekas bungkus sabu, satu buah bong sabu dari botol plastik, pipet kaca untuk sabu, 1 korek gas, dan 4 buah ponsel.
(rdp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com