detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 12:48 WIB

Lebar Trotoar Cikini Diprotes Ferdinand, Begini Aturan Standar soal Trotoar

Tim detikcom - detikNews
Lebar Trotoar Cikini Diprotes Ferdinand, Begini Aturan Standar soal Trotoar Revitalisasi Trotoar di Cikini (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik proyek pelebaran trotoar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Menurut Ferdinand, proyek pelebaran trotoar itu membuat jalan raya makin sempit. Lantas bagaimana aturan pemerintah terkait standar trotoar?

Awalnya, keluhan itu disampaikan Ferdinand lewat akun Twitter @FerdinandHaean2. Dia menyertakan foto kemacetan di Cikini. Lantas, saat dihubungi, Ferdinand mengatakan bahwa kini trotoar tersebut sudah memakan badan jalan sehingga jalan raya jadi kian sempit.

"Trotoar cukup memadai, lebarnya sekitar 1,5 meter hanya kumal dan jelek. Sekarang Pemda DKI memperlebar trotoar hingga kurang-lebih 3 meter. Bahkan tampaknya lebih dengan mengambil badan jalan, sehingga lebar jalan semakin menyempit, sementara trotoar makin lebar," kata Ferdinand kepada wartawan, Minggu (21/7/2019).


Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menjawab kritik Ferdinand Hutahaean soal proyek pelebaran trotoar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Prioritas jalan di kawasan tersebut memang untuk pejalan kaki.

"Ya untuk wajah Jakarta baru ke depan memang trotoar kita lebarkan dan lajur jalan kita kurangi. Prioritas utama adalah pejalan kaki, sepeda, kendaraan umum berbasis rendah emisi, dan baru kendaraan pribadi," kata Kepada Dinas Bina Marga saat dimintai konfirmasi, Minggu (21/7).

Hari mengatakan kendaraan pribadi diarahkan untuk menggunakan angkutan umum, seperti MRT, BRT, dan LRT. Dia menjelaskan lebar trotoar idealnya mencapai 4,5 hingga 6 meter.

"Satu setengah meter belum mengakomodir semuanya. Trotoar yang ideal 4,5 sampai dengan 6 meter... 1,5 meter untuk pejalan kaki, 1,5 meter untuk disabilitas, 1,5 meter untuk street furniture, 0,5 sampai dengan 1 meter untuk buffer atau amenities, sehingga pejalan kaki benar-benar nyaman," katanya.


Jika merujuk pada acuan buku standar No. 011/T/Bt/1995 tentang Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pembangunan trotoar harus memenuhi beberapa kriteria. Kriteria tersebut dijelaskan dalam poin 2 tentang Fasilitas Pejalan Kaki:

Trotoar

1). Trotoar dapat direncanakan pada ruas jalan yang terdapat volume pejalan kaki lebih dari 300 orang per 12 jam (jam 6.00 - jam 18.00) dan volume lalu lintas lebih dan 1000 kendaraan per 12 jam (jam 6.00 -jam 18.00).
2). Ruang bebas trotoar tidak kurang dari 2,5 meter dan kedalaman bebas tidak kurang dari satu meter dan permukaan trotoar. Kebebasan samping tidak kurang dan 0,3 meter. Perencanaan pemasangan utilitas selain harus memenuhi ruang
bebas trotoar juga harus memenuhi ketentuan-ketentuan dalam buku petunjuk pelaksanaan pemasangan utilitas.
3. Lebar trotoar harus dapat melayani volume pejalan kaki yang ada. Lebar minimum trotoar sebaiknya seperti yang tercantum dalam tabel 2 sesuai dengan klasifikasi jalan.

Lebar Trotoar Cikini Diprotes Ferdinand, Begini Aturan Standar Soal TrotoarFoto: dok Kementrian PU


Bahkan, dalam Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 02/SE/M/2018, dijelaskan pula soal teknis perhitungan lebar trotoar. Lebar efektif lajur pejalan kaki berdasarkan kebutuhan satu orang ialah 60 cm dengan lebar ruang gerak tambahan 15 cm, tanpa membawa barang. Maka kebutuhan total minimal dua pejalan kaki saat bergandengan tangan atau berpapasan minimal 150 cm.

Perhitungan lebar trotoar minimal menggunakan rumus persamaan: volume pejalan kaki per menit dari dua arah, dibagi 35 dan hasilkan ditambahkan ukuran lebar tambahan. Perhitungan lebar trotoar minimal menggunakan rumus persamaan: volume pejalan kaki per menit dari dua arah, dibagi 35 dan hasilkan ditambahkan ukuran lebar tambahan.


Simak Video "Momen Kocak BPN Prabowo Serahkan Ferdinand Hutahaean ke TKN Jokowi"

[Gambas:Video 20detik]


(rdp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com