detikNews
2019/07/21 06:02:10 WIB

Round-Up

Amien Rais Sebut Aib Koalisi Satu Kursi, Ingin Syarat Pas Rekonsiliasi

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Amien Rais Sebut Aib Koalisi Satu Kursi, Ingin Syarat Pas Rekonsiliasi DOK.detikcom/Amien Rais/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais bicara syarat rekonsiliasi. Amien Rais juga berbicara soal pembagian porsi 55-45.

"Saya bilang kalau mau rekonsiliasi tentukan dulu platformnya (programnya), mau diapakan Indonesia ini? Prabowo sudah bicara di mana-mana pentingnya kedaulatan pangan, energi, tanah, air, dan lain-lain. Kalau itu disepakati, misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya," kata Amien Rais dalam sambutan acara 'Muhasabah dan Munajat untuk Negeri' di gedung Dakwah, Jl Kramat Raya, Jakpus, Sabtu (20/7/2019).

Namun Amien Rais menyangsikan pihak Jokowi mau bersepakat soal syarat program Indonesia yang diusung Prabowo Subianto.





"Kalau mungkin alhamdulillah, negeri ini bisa kokoh sekali karena ide Prabowo akan dilaksanakan," ujar Amien Rais.

Bila tak disepakati, menurut Amien Rais, oposisi menjadi pilihan. Amien menyatakan bakal kecewa bila ada parpol yang jadi pendukung Prabowo di Pilpres menyeberang ke pemerintahan periode kedua Jokowi.

"Tapi kalau tidak mau, ya sudah kita di luar, oposisi. Sungguh aib kalau ada partai pendukung 02 tiba-tiba menyeberang hanya karena satu kursi ecek-ecek, kemudian dosanya dua. Kalau hanya embel-embel berarti si menteri embel-embel berkolaborasi dengan rezim yang selama ini kita kritik karena terlalu mementingkan orang berada. Doanya dipikul bareng oleh menteri ecek-ecek," tutur Amien.

Soal pertemuan Jokowi dengan Prabowo beberapa waktu lalu, Amien menganggapnya sebagai ketidakyakinan pihak Jokowi. Amien mempertanyakan getolnya pihak Jokowi mengajak rekonsiliasi.




"Saya sekarang mengatakan Pak Prabowo ketemu Jokowi. Sekarang saya kasih tahu ya, yang ngajak rekonsiliasi, yang ngoyak kubu Prabowo itu kubu mana? Mereka toh. Katanya menang? Katanya nggak ada kecurangan, menang telak, ngapain ngajak-ngajak. Saya kira itu menunjukkan mereka tidak yakin, menang urik, urik itu curang. Kalau mereka itu menang ya sudah pesta pora di mana-mana, tapi ini ketemu," paparnya.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com