ADVERTISEMENT
detikNews
Sabtu 20 Juli 2019, 21:34 WIB

PDIP soal Jokowi Posting Wayang: Kekuasaan Tak Boleh untuk Menindas

Rolando - detikNews
PDIP soal Jokowi Posting Wayang: Kekuasaan Tak Boleh untuk Menindas Presiden Jokowi (Foto: Agus Suparto/Fotografer Jokowi)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mem-posting gambar wayang di akun media sosialnya. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud dari gambar wayang yang di-posting Jokowi.

"Ya kata 'lamun sira sekti, aja mateni' itu artinya mengandung pesan-pesan kemanusiaan dari Presiden Jokowi. Bagaimana pun juga kekuasaan tidak boleh dipakai untuk menindas," kata Hasto di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Hasto mengatakan Indonesia beruntung memiliki presiden yang punya semangat perikemanusiaan dan semangat turun ke bawah bersama rakyat. Sehingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pun berorientasi membawa masyarakat pada kemerdekaan.


"Dan kita sangat beruntung punya presiden yang punya semangat itu. Semangat perikemanusiaan, semangat turun ke bawah bersama rakyat, hatinya terbuka terhadap penderitaan rakyat sehingga mengalirlah kebijakan-kebijakan yang membebaskan rakyat Indonesia dari berbagai belenggu penjajahan sebagaimana menjadi spirit dari Bung Karno dan dijalankan oleh Bu Mega," tuturnya.

Dia menambahkan, seorang pemimpin akan padu dan diakui rakyat bila tak menyalahgunakan kekuasaan. Hasto menyinggung masa kepemimpinan Presiden ke-2 RI Soeharto yang akhirnya diturunkan rakyat setelah berkuasa selama 32 tahun.

Sekjen PDIP Hasto KristiyantoSekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Rolando/detikcom)

"Seorang pemimpin itu diakui diterima rakyat karena kesatupaduannya dengan rakyat bukan karena penggunaan kekuasaannya. Kita belajar dari 32 tahun Pak Harto ketika kekuasaan dipakai dengan otoriter dengan menggunakan segala daya upaya kesaktian negara akhirnya rakyat mengambil sebuah langkah-langkah yang sangat tegas, pelajaran yang sangat penting," katanya.


PDIP hari ini membuat perayaan hari ulang tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-46 tahun tasyakuran atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Hasto mengatakan pagelaran wayang ini dibuat untuk mengingatkan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang punya kebudayaan yang luar biasa.

Sementara itu, dilihat di Instagram maupun Twitter, Jokowi mem-posting sebuah gambar tokoh wayang Gatotkaca yang berjabat tangan dengan sosok rakyat. Di tangan kiri Gatotkaca tampak ada untaian padi. Dalam gambar tersebut disertai teks 'lamun sira sekti, aja mateni' yang berarti meskipun kuat, jangan menjatuhkan.

"Zaman sudah semakin maju, tapi kita tetap mengingat pesan-pesan bijak dan agung para leluhur," demikian keterangan yang ditulis Jokowi menyertai gambar tersebut.



(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed