detikNews
Sabtu 20 Juli 2019, 15:40 WIB

Di Muktamar Partai, PKB Juga Akan Bahas Posisi Menteri Jokowi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Di Muktamar Partai, PKB Juga Akan Bahas Posisi Menteri Jokowi Wasekjen PKB Maman Imanulhaq (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta - PKB akan menggelar muktamar pada Agustus nanti. Dalam agenda tersebut, salah satu hal yang akan dibahas adalah posisi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.

"Tentu dong (muktamar bahas menteri). Bahwa semua partai berharap juga setelah kita memiliki kursi di DPR juga kita ingin memiliki kursi di pemerintahan," kata Wasekjen PKB Maman Imanulhaq di d'Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).


PKB saat ini memiliki empat kader yang menjabat menteri, yaitu Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, Menristek Dikti M Nasir, Menpora Imam Nahrawi, dan Menaker Hanif Dhakiri. Dengan kerja keras partainya, Maman berharap PKB dapat kembali menempati kursi menteri.

"Apalagi PKB sudah punya 4 kursi sekarang. Dengan kerja kita yang all-out untuk mempertahankan suara Islam, suara santri di Jokowi-Ma'ruf Amin, kita tentu berharap kader-kader terbaik kita nanti mengisi pos-pos menteri di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," ujarnya.

Menurut Maman, PKB telah memberikan masukan kepada Jokowi agar memprioritaskan kementerian yang terkait dengan pembangunan sumber daya manusia. Selain itu, menurutnya, Jokowi harus memilih orang yang memiliki kemampuan dan paham apa yang harus dikerjakan untuk mewujudkan visi dan misi Jokowi-Ma'ruf.
"Kita memberikan juga masukan bahwa yang menjadi anggota atau calon anggota kabinet itu adalah orang-orang yang memang punya kemampuan, kapabilitas, profesional, manajemen juga. Jadi tidak sekadar ada orang pintar atau dia ngetren terkenal, ujug-ujug dijadikan menteri, nggak juga. Dia harus betul-betul paham apa yang dikerjakannya untuk Indonesia sehingga kementerian itu betul-betul membantu perwujudan visi dan misinya Jokowi-Ma'ruf Amin," tutur Maman.

Maman juga berbicara soal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mengincar kursi MPR-1. Menurut Maman, PKB saat ini tengah membangun komunikasi dengan partai lain dalam koalisi dan unsur DPD untuk melobi kursi Ketua MPR.
"Makanya PKB sederhana aja. Kami memang berusaha untuk Cak Imin jadi pimpinan MPR, tapi dalam politik kan kita boleh bertarget setinggi mungkin, lalu target apa yang kita capai, itu sudah biasa dilakukan oleh ketua umum kami. Ketika kami memasang ketua kami kemarin sebagai cawapres, lalu tidak jadi cawapres, apakah Cak Imin berhenti bekerja? Nggak, dia bekerja untuk Jokowi-Ma'ruf Amin," ucap Maman.

"Begitu pula (Ketua) MPR. Makanya kita terus melakukan komunikasi-komunikasi. Jadi kata kuncinya adalah komunikasi-komunikasi dengan partai-partai yang ada. Termasuk juga kalau partai koalisi mendukung Cak Imin, misalnya kita tinggal berkomunikasi dengan teman-teman di DPD," pungkasnya.




Tonton video PKB Usung Kader dan Nonkader sebagai Calon Menteri:

[Gambas:Video 20detik]


(azr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com