ADVERTISEMENT
detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 17:54 WIB

PAN: Siapa Menyeka Air Mata Emak-emak Dapat Bonus Elektoral di 2024

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
PAN: Siapa Menyeka Air Mata Emak-emak Dapat Bonus Elektoral di 2024 Eddy Soeparno (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Pemilihan Presiden 2019 telah usai dengan hasil pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sebagai pemenangnya. Bagi PAN, saat ini waktunya move on sembari mengobati kekecewaan mereka-mereka yang masih sakit hati.

"Pilpres selesai, jadi sudah waktunya kita move on. Yang baper jangan kelamaan bapernya, yang masih-masih tersangkut hatinya di pilpres segera disembuhkan," ujar Eddy dalam diskusi 'Periode ke-2 Jokowi: Merangkai Gerbon Pendukung Vs Menata Barisan Oposisi' di Kantor Para Syndicate, Jalan Wijaya 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2019).


Eddy memandang harus ada pihak yang mampu menyeka air mata emak-emak pendukung Prabowo Subianto yang militan. Jika ada pihak yang bisa melakukan itu, Eddy mengatakan bonus elektoral di Pemilu 2024 bisa didulang.

"Tetapi memang harus dilihat bahwa harus ada pihak yang mampu menyeka air mata emak-emak yang masih merasa tersakiti. Kalau kita antisipasi, siapa yang mau melakukan itu sekarang, dia akan dapat bonus elektoral di tahun 2024," kata Eddy.


Eddy menekankan bahwa yang terpenting saat ini adalah move on. Pertemuan presiden terpilih Jokowi dengan Prabowo di MRT disimbolkan Eddy sebagai isyarat bergerak ke depan.

"Tetapi saya pikir move on itu penting karena kalau saya lihat simbolisasi pertemuan Pak Prabowo dan Presiden Jokowi ya itu sinyal dari move itu, bersama-sama naik MRT, bergerak maju, bergerak cepat. Kalau dilihat fotonya bergerak bersama-sama. Mungkin interpretasi fotonya bisa demikian," imbuh Eddy.

Seusai gelaran pemilu, emak-emak pro-Prabowo Subianto yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Relawan meminta Prabowo tetap bersama relawan. Mereka menolak wacana rekonsiliasi.


Tuntutan tersebut mereka sampaikan saat menggelar aksi di depan kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (12/7) siang, sehari sebelum jagoan mereka bertemu dengan Jokowi. Mereka membawa spanduk bertulisan 'Kami masih setia dan akan tetap setia Pak', 'Kami ingin Bapak tetap bersama kami, untuk mencapai keadilan dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur, ingat korban sudah berjatuhan', dan 'Bapak harus bersama kami'.

Massa yang didominasi kaum ibu-ibu itu mengawali aksi dengan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' dan lagu nasional lainnya. Ada juga yang melantunkan selawat Nabi.





Tonton Video Amien Rais Beri Kesempatan Jokowi, Waketum PAN: Sikap Negarawan:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed