detikNews
2019/07/19 13:33:55 WIB

Pernah Dipasung Belasan Tahun, Begini Kisah Wawan 'Game' Versi Perawat PSM

Isal Mawardi - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pernah Dipasung Belasan Tahun, Begini Kisah Wawan Game Versi Perawat PSM Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta - Tidak diketahui pasti apa yang menyebabkan Iwan Setiawan alias Wawan mengalami gangguan jiwa. Namun dalam sebuah video yang viral di media sosial, perilakunya yang seolah sedang bermain game kemudian dikaitkan dengan kondisi mentalnya. Begini kisah Wawan yang sebenarnya versi perawat yang pernah menangani Wawan.

Sri Pujiawati dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gerak Cepat Bersama menceritakan ihwal penyelamatan hingga Wawan dirawat di panti tersebut. Sri mengatakan, Wawan sebelumnya diamankan dari rumahnya di Tasikmalaya pada tahun 2016, sebelum akhirnya dipindah ke Yayasan Jamrud Biru.

"Sebenarnya Iwan bukan sakit karena game online. Saya dampingi Iwan dari 2016," kata Sri saat dihubungi Jumat (19/7/2019).

Sri menyebut bahwa Wawan mengalami gangguan jiwa karena ditinggal mati oleh orang tuanya. Adapun, jemari Wawan yang terus bergerak seolah sedang main game disebabkan karena tingkat kecemasannya yang tinggi.

"Dia kena schizofrenia karena kedua orang tuanya meninggal, dia jadi punya tingkat kecemasan yang tinggi, makanya tangannya seperti itu. Dia nggak kecanduan game," tuturya.




Dipasung


Wawan awalnya diamankan di Tasikmalaya pada 2016 lalu. Pihak PSM Gerak Cepat Bersama menyelamatkan Wawan yang saat itu kondisinya dipasung oleh keluarganya.

"Saya dapat laporan bahwa di Tasikmalaya ada Iwan belasan tahun dipasung dari (sejak) keluar SMA. Sama ibu (Sri) dibebaskan dibawa ke RS Jiwa Cisarua beberapa kali dirawat, pulang rawat inap ke rumah," katanya.

Menurut Sri, keluarga memilih untuk memasung Wawan karena tingkahnya agresif dan sering mengamuk.

"Karena Iwan sudah nggak punya orang tua karena dia suka ngamuk, agresif, akhirnya sama saudaranya dipasung lagi," tuturnya.

PSM Gerak Cepat Bersama memantau penanganan keluarga terhadap Wawan setelah keluar dari rumah sakit. Namun belakangan diketahui Wawan kembali dipasung.

"Kita ada komunikasi sama perkembangan Iwan sama keluarganya. Kami lihat lagi, apa kendalanya kenapa Iwan dipasung lagi. Setelah diperhatikan, dia nggak ada yang ngurus. Namanya diasuh paman kan beda, nggak ada yang anter berobat ke RS atau puskesmas. Dari situ Iwan lepas obat lagi. Saya bawa ke RS di Bandung, masih begitu-begitu saja nggak ada perkembangan," jelasnya.







Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com