detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 22:16 WIB

Polisi dan TNI Masih Berjaga Pascabentrok Mesuji

Matius Alfons - detikNews
Polisi dan TNI Masih Berjaga Pascabentrok Mesuji Kapolres Mesuji AKBP Eddie Purnomo menjelaskan kesiagaan personel gabungan menjaga wilayah Mesuji pasca bentrokan antarwarga, Kamis (18/7/2019). (Matius Alfons/detikcom)
Mesuji -

Polisi dan TNI masih bersiaga pascabentrokan antarwarga di Mesuji, Lampung. Situasi masih kondusif hingga saat ini.

Pantauan detikcom di lokasi bentrokan Mesuji Register 45, Lampung, terlihat sejumlah personel dari Sabhara Polres Mesuji, Brimob Polda Lampung, dan TNI Kodim 0426 Tulang Bawang masih berjaga pukul 21.00 WIB, Kamis (18/7/2019).

Sebagian terlihat membawa senjata gas air mata dan senjata api laras panjang.

Posisi bentrokan berada 1 km dari Jalan Lintas Sumatera. Situasi di lokasi terlihat gelap tanpa penerangan jalan.

Selain itu, terlihat beberapa rumah warga di dekat lokasi bentrokan tidak berpenghuni. Para warga sudah diungsikan ke tempat yang aman.


Sementara itu,
Kapolres Mesuji AKBP Eddie Purnomo mengatakan situasi malam ini kondusif. Personel melakukan patroli di sekitar lokasi.

Kapolres Mesuji, AKBP Eddie Purnomo menjelaskan kesiagaan personel gabungan menjaga wilayah Mesuji pasca bentrokan antarwarga, Kamis (18/7/2019)Kapolres Mesuji AKBP Eddie Purnomo menjelaskan kesiagaan personel gabungan menjaga wilayah Mesuji pascabentrokan antarwarga, Kamis (18/7/2019). (Matius Alfons/detikcom)


"Situasi kondusif tapi kita tidak under estimate, kemudian kita terus pengamanan dan patroli di beberapa titik yang kita anggap rawan. Malam ini kita masih pengecekan kepada para personel yang lakukan pengamanan di titik-titik TKP, pintu masuk TKP, termasuk personel yang melaksanakan patroli di sekitar TKP," kata Eddie.

Saat ini ada 500 personel gabungan berjaga di sekitar lokasi. Termasuk personel intel juga disiagakan.


"Bisa kita hitung dari TNI, Brimob, Sabhara Polda, Polres Mesuji, dan Tulang Bawang, ada 500, baik berseragam dan tidak, berseragam artinya intel," kata dia.

"Masyarakat kalau dapat berita-berita agar selalu tanya ke pihak berwenang jangan mudah terprovokasi dan serahkan kepada aparat yang berwenang," ujarnya.

Bentrokan antara warga Mekar Jaya Abadi dan Mesuji Raya ini terjadi pada Rabu (17/7) siang, sekitar pukul 14.00 WIB. Kedua kelompok saling klaim berhak atas pengolahan lahan Register 45. Akibatnya, 3 orang tewas dan 10 orang luka-luka.



Simak Video "Polisi Bakal Mediasi 2 Kelompok yang Bentrok di Mesuji"
[Gambas:Video 20detik]

(maa/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed