detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 12:48 WIB

Petani Bandar Narkoba di Sulsel Diduga Punya Ferrari

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Petani Bandar Narkoba di Sulsel Diduga Punya Ferrari Petani bandar narkoba (oranye). (Muhammad Taufiqqurrahman/detikcom)
Makassar - BNN RI mengungkap kasus bisnis narkoba yang dilakukan petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan total aset Rp 16 miliar. Setelah penelusuran, diduga tersangka juga memiliki mobil mewah jenis Ferrari.

"Sementara masih kita cari (Ferrari)," kata Direktur TPPU BNN RI Brigjen Pol Bahagia Dachi di Makassar, Sulsel, Kamis (18/7/2019).

Dia mengatakan timnya bergerak untuk mencari tahu tentang kendaraan Ferrari yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah tersebut.

"Belum tahu, sedang dilacak kebenaran info ini," sebutnya.

Kedua tersangka yang telah diamankan oleh pihak BNN adalah Agus Sulo dan Syukur. Kasus ini, kata Dachi, bermula setelah pihak aparat menangkap Fachri Rajman Jafar alias Tyson, warga Sidrap, di Kalimantan Utara pada 20 September 2018.

"Awal pengungkapan ini dari tersangka Fachri yang ditangkap di Kalimantan Utara yang merupakan jaringan Agus Sulo tersangka TPPU," sebutnya.



"Saat ditangkap ditemukan barang bukti 10 kg milik Agus Sulo," imbuhnya.

Menariknya, meski telah terbukti membawa barang haram dalam jumlah yang besar, pihak PN Kalimantan Utara hanya memvonis Fachri dengan 10 bulan penjara.

"Tapi yang dihukum hanya Fachri 10 bulan, sedangkan Agus Sulo belum diproses," ujarnya.

Sebelumnya, petani asal Sulsel yang menyambi sebagai bandar narkoba dan memiliki aset Rp 16 M.

"Ada juga tanah, sawah, rumah, mobil mewah, pabrik rak telur, dan lain-lain. Total nilainya ada sekitar Rp 16 M," kata Dachi.



Untuk mengelabui warga, kata Dachi, tersangka mendirikan pabrik rak telur dengan perkiraan pendapatan sebesar Rp 40 juta per bulan.

Berikut ini daftar aset kedua petani beras yang nyambi jadi bandar narkoba ini:

1. 1 Unit Mobil Mini Cooper 2017
2. 1 Unit Mobil Lexus NX300H AT Hybrid
3. 1 Pabrik Rak Telur di Kabupaten Sidrap dengan nilai Rp 3 M
4. 1 Bidang tanah dan bangunan seluas 165 meter persegi dengan harga Rp 2 M
5. 1 Bidang sawah seluas 13.273 meter persegi dengan nilai Rp 600 juta
6. 1 Bidang sawah seluas 17.200 meter persegi dengan nilai Rp 800 juta
7. 1 Bidang sawah seluas 11.820 meter persegi dengan nilai Rp 500 juta
8.1 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 1 M
9. 1 Unit Honda Civic
10. 1 Unit Honda HR-V
11. 2 Unit pemotong padi senilai Rp 500 juta




Simak Video "Rapat Dualisme Kepala Desa di Sidrap Berlangsung Ricuh"
[Gambas:Video 20detik]

(tfq/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com