detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 11:48 WIB

Jokowi Tambah Utang Lagi, PKS: Anak Cucu Bakal Tak Aman

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jokowi Tambah Utang Lagi, PKS: Anak Cucu Bakal Tak Aman Foto: Refrizal (Situs resmi Refrizal)
Jakarta - Kementerian Keuangan menyatakan posisi utang pemerintah hingga saat ini masih aman dan dikelola dengan baik meski sudah tembus ribuan triliun rupiah. Anggota Komisi XI DPR F-PKS Refrizal heran.

"Masak banyak utang aman sih?" kata Refrizal saat dimintai tanggapan, Kamis (18/7/2019).


Refrizal berbicara soal nasib anak cucu bangsa terkait utang pemerintah. Menurutnya, Kemenkeu bisa menyatakan posisi utang pemerintah aman karena belum dibayarkan.

"Kalau menurut saya banyak utang pasti masa anak cucu kita tidak bakal aman. Kalau sekarang tentunya masih aman karena belum bayar utangnya," sebut dia.

Posisi utang pemerintah pusat hingga Juni 2019 mencapai Rp 4.570,17 triliun. Utang ini turun sekitar Rp 1 triliun dibanding bulan sebelumnya atau sebesar Rp 4.571,89 triliun.

"Aman, semua dilaksanakan berdasarkan UU APBN yang disetujui DPR," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti saat dihubungi.


Besaran utang pemerintah memiliki batasan aman atau tidaknya diatur dalam UU nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Pada Pasal 12 ayat 3 menyebutkan defisit anggaran dibatasi maksimal 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sedangkan jumlah pinjaman dibatasi maksimal 60% dari PDB.

Rasio utang pemerintah di Juni 2019 tercatat sebesar 29,72% terhadap PDB. Dengan begitu, rasio utang terhadap PDB masih aman mengingat besaran utang Pemerintah yang ditetapkan dalam Undang-Undang Keuangan Negara maksimum sebesar 60% dari PDB.

Adapun rincian utang pemerintah terdiri dari pinjaman sebesar Rp 785,61 triliun dan surat berharga negara Rp 3.784,56 triliun.

Simak Video "Prabowo Sudah Bertemu PKS Sebelum Sowan ke Parpol Koalisi Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]

(gbr/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com