detikNews
Kamis 18 Juli 2019, 07:40 WIB

KPAI Kecam Ibu Kandung Aniaya Anak hingga Tewas di Boyolali

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
KPAI Kecam Ibu Kandung Aniaya Anak hingga Tewas di Boyolali Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta - Siti Wakidah alias Ida (30) menganiaya anak kandungnya, F (6) hingga tewas. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam keras tindakan tersebut karena ibu seharusnya menjadi figur pelindung anak.

"Kami menyayangkan atas kejadian ini. Ibu harusnya menjadi figur pelindung anak. Apapun alasannya, melakukan kekerasan terhadap anak itu tidak dibenarkan baik ditinjau dari aspek pengasuhan, maupun hukum," kata Ketua KPAI Susanto saat dimintai konfirmasi, Rabu (17/7/2019) malam.

Susanto meminta kepada para orang tua membudayakan pola pengasuhan anak yang positif. Dia menilai anak merupakan aset bangsa untuk Indonesia yang lebih maju.

"Kami meminta kepada para orang tua agar melakukan pembudayaan pengasuhan positif. Bagaimana mungkin bangsa ini bercita-cita sebagai bangsa yang berperadaban dan mewujudkan generasi emas. Sementara masih banyak orang tua yang justru melakukan kekerasan. Ini tentu bertolak belakang dengan visi Indonesia ke depan," jelas Susanto.

Polres Boyolali sendiri telah mengamankan Ida yang menganiaya anaknya hingga tewas. Polisi mengatakan penganiayaan disebabkan tersangka jengkel karena anaknya rewel

"Tersangka melakukan kekerasan kepada korban karena jengkel korban rewel," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Mulyanto kepada wartawan di kantornya Rabu (17/7).

Mulyanto menjelaskan bahwa F terus menangis pada Rabu (10/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Kemungkinan, kata Mulyanto, korban menangis karena tak enak badan.

Menurut pengakuan Ida, anaknya itu rewel hingga Kamis (11/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Sedangkan dua hari sebelumnya, Ida juga sudah melakukan kekerasan kepada F dengan mencubiti di beberapa bagian badan korban. Saat rewel itu lah, kata Mulyanto, tersangka malah menganiaya anaknya dengan kekerasan yang lebih berat.

"Tersangka melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara memukul perut, membenturkan kepala ke lemari dan mencakar punggung korban karena saat itu korban rewel," jelas Mulyanto.


Simak Video "Balita 1,5 Tahun di Tangerang Tewas Dianiaya Ibu Kandung"

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/fdu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com