detikNews
2019/07/17 20:40:59 WIB

Round-Up

Beda Tanggapan Partai Soal Kabar Kabinet dalam Pesan Berantai

Tim detikcom - detikNews
Halaman 3 dari 4
Beda Tanggapan Partai Soal Kabar Kabinet dalam Pesan Berantai Foto: Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Biro Pers Setpres)

Sementara itu, PPP sebagai salah satu partai pengusung Jokowi-Ma'ruf mengaku tidak memiliki tradisi minta-minta kursi menteri.

"Soal kabinet tentu sebagai partai pendukung Jokowi-Ma'ruf tentunya kita kalau diminta. Saya hadir kemarin di pertemuan di Bogor, itu dari bincang lepas kita, PPP tidak mentradisikan meminta-minta, apalagi mengirim, belum ada tanda-tanda," ujar Ketua DPP PPP, Rusly Effendi kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Beda Tanggapan Partai Soal Kabar Kabinet dalam Pesan BerantaiFoto: Ketua DPP PPP Rusly Effendi (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Ketika ditanyakan target menteri yang masuk kabinet, Rusly mengatakan hal tersebut merupakan urusan normatif. Rusly mengatakan presiden terpilih Jokowi paham berapa menteri yang pantas untuk PPP.

"Itu normatif, ya kita tidak berani menargetkan berapa. Tapi saya pikir Pak Jokowi paham betul berapa pantasnya PPP, kata Rusly.

"Lebih banyak lebih baik," ungkapnya singkat.


Meski demikian, Rusly yakin kader PPP layak duduk di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Dia menangkap sinyal Jokowi meminta PPP menyetor nama.

"Tapi alhamdulillah pada pertemuan itu kita disuruh, beliau memberi isyarat PPP harus ngirim dong. Karena itu kita juga mendengar masukan di Mukernas," sebut Rusly.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com