detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 16:29 WIB

BNPB soal Dampak Gempa Pulau Bacan: Total Kerugian Rp 87 M

Mochamad Zhacky - detikNews
BNPB soal Dampak Gempa Pulau Bacan: Total Kerugian Rp 87 M Foto ilustrasi gempa bumi (iStock)
Jakarta - Gempa bumi magnitudo (M) 7,2 yang mengguncang Pulau Bacan, Halmahera Selatan, pada 14 Juli lalu, mengakibatkan enam orang tewas. Adapun kerugian keuangan yang timbul akibat gempa tersebut sebesar Rp 87.140.571.800.

Berdasarkan infografis dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 3.104 warga terpaksa mengungsi dan 51 orang mengalami luka-luka. Gempa tersebut juga mengakibatkan ratusan bangunan rusak.

"(Sebanyak) 971 unit rumah rusak, 7 unit sekolah rusak, 3 tempat ibadah rusak, 1 unit fasilitas kesehatan rusak, 3 unit jembatan rusak," tulis BNPB dalam infografis yang didapat detikcom, Rabu (17/7/2019).


Infografis dampak Pulau Bacan, Halmahera Selatan.Infografis dampak Pulau Bacan, Halmahera Selatan. (Foto: Dok. BNPB)


Plh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo sebelumnya mengatakan lima warga tewas karena reruntuhan bangunan. Satu korban lainnya meninggal di pengungsian.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah membentuk pos komando (posko) penanganan darurat. TNI dan Polri mendirikan dapur umum dan dioperasikan Pemda, melayani 9 pos pengungsian di Kota Labuha.




Pemerintah setempat juga menetapkan status tanggap darurat. Status tersebut diberlakukan selama tujuh hari, sejak 15 hingga 21 Juli 2019.

Simak Video "BNPB Kerahkan Drone, Pantau Kerusakan Gempa Halmahera Selatan"
[Gambas:Video 20detik]

(zak/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com