detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 15:55 WIB

PPP soal Pro-Prabowo Gabung Koalisi: Jangan Asumsinya Kurangi Jatah Menteri

Rolando - detikNews
PPP soal Pro-Prabowo Gabung Koalisi: Jangan Asumsinya Kurangi Jatah Menteri Ketua DPP PPP Rusly Effendi dan Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan siap bekerja sama dengan siapa pun, termasuk parpol yang sebelumnya tergabung dalam koalisi pro-Prabowo Subianto. PPP mengatakan bangsa Indonesia harus dibangun semua elemen tanpa ada sekat-sekat.

"Bagi kita, PPP, kita siap dengan siapa pun. Kita ingin membangun bangsa ini bersama. Ingin membangun tanpa ada sekat-sekat lain," ujar Ketua DPP PPP Rusly Effendi kepada wartawan di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).



Rusly menyerahkan sepenuhnya persoalan parpol pro-Prabowo bergabung ke koalisi kepada Jokowi. Dia menyakini Jokowi bijak menangani hal ini.

"Oleh karena itu, biarlah Pak Jokowi memberikan pertimbangan. PPP prinsipnya tidak masalah kita untuk bersama-sama dengan siapa pun. Tapi kita yakin Pak Jokowi bijak dengan hal-hal itu," katanya.



Dalam kesempatan yang sama, Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengatakan bergabungnya parpol pro-Prabowo ke dalam koalisi jangan diasumsikan mengurangi jatah menteri. Dia mengatakan pendekatannya tidak melulu mengurangi kursi koalisi.

"Pendekatannya tidak melulu mengurangi kursi koalisi. Jangan pertanyaannya dibalik. Ada partai oposisi yang bergabung, ternyata alokasi kursinya nambah di luar koalisi, kenapa tidak? Jadi pertanyaannya jangan melulu mengurangi jatah," ujar Badowi.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berharap parpol yang mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mengambil sikap oposisi di parlemen. Menurutnya, rekonsiliasi tidak harus berarti bagi-bagi kursi menteri.

"Jadi saya kira, kita ini keluarga besar mengapa nggak duduk bersama. Jadi kalau memang betul-betul merekonsiliasi itu tidak seperti ini. Kalau saya lihat, please, sebaiknya ada oposisi di parlemen, yaitu partai-partai yang selama ini mendukung Pak Prabowo," kata Amien Rais di kediamannya, kompleks Taman Gandaria Blok C Nomor 1, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (16/7).

Simak Video "Prabowo Resmi Jadi Menhan, PPP: Hak Presiden Pilih Pembantunya"
[Gambas:Video 20detik]

(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com