detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 11:39 WIB

Ombudsman Akan Panggil Walkot Tangerang dan Menkum HAM yang Ribut Gegara Tanah

Zunita Putri - detikNews
Ombudsman Akan Panggil Walkot Tangerang dan Menkum HAM yang Ribut Gegara Tanah Ombudsman (Foto: Zunita/detikcom)
Jakarta - Ombudsman menanggapi pertikaian antara Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah yang berpangkal dari masalah tanah. Ombudsman mengatakan akan memediasi kedua belah pihak.

"Kami akan prioritaskan mengundang kedua belah pihak, silakan bertikai sampai pengadilan tapi pelayanan kepada masyarakat, jangan jadikan senjata," kata anggota Ombudsman Alvin Lie di acara 'ngopi bareng ombudsman' di Kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).



Alvin menyayangkan pertikaian kedua tokoh negara ini kemudian berdampak dengan pelayanan publik di sekitar Tangerang. Ombudsman, kata dia, juga menaruh perhatian pada penghuni lapas di wilayah Tangerang yang terimbas dengan pertikaian tersebut.

"Ombudsman menyayangkan perbedaan pendapat ini, berdampak pada hak rakyat untuk dapatkan pelayanan publik yang layak. Kami khawatir bahwa bukan hanya penerangan jalan umum yang berdampak, pengambilan sampah dihentikan, dan jadi concern kami adalah penghuni lapas. Kalau sampahnya nggak diangkut, tentunya ini kondisi nggak layak untuk kesehatan narapidana," kata Alvin.


Seperti diketahui, ribut-ribut antara Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, dan Menkum HAM, Yasonna Laoly, bikin geger. Permasalahan yang berpangkal dari masalah tanah ini lalu berlanjut menjadi laporan ke polisi.

Tak hanya berlanjut menjadi laporan polisi, perseteruan ini juga berimbas pada pelayanan publik. Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah memutus pelayanan untuk fasilitas-fasilitas Kemenkum HAM di wilayahnya.

Simak Video "Walkot Tangerang Jelaskan Penyebab Ribut dengan Menkum HAM"
[Gambas:Video 20detik]

(zap/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com