detikNews
2019/07/16 20:30:46 WIB

Round-Up

Jangan Bikin Teror ke Siswa Baru

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Jangan Bikin Teror ke Siswa Baru SMA Taruna Indonesia di Palembang (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)


Mendikbud Muhadjir turut berbelasungkawa atas meninggalnya Delwyn. Muhadjir menyebut tidak boleh ada lagi perpeloncoan di lingkungan sekolah.

"Tidak boleh ada perpeloncoan, justru yang kita hindari itu," kata Muhadjir di SD Muhammadiyah 5 Jakarta Selatan, Jalan Limau, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (15/7/2019).


Dia menyesalkan masih ada perpeloncoan di dunia pendidikan. Apalagi sampai mengakibatkan korban tewas. Muhadjir mengatakan sekolah seharusnya membuat siswa nyaman dan jauh dari kekerasan.

"Saya belum bisa beri tanggapan karena harus lihat secara detail. Ada Pak Irjen juga untuk menelisik kasus itu. Saya menyayangkan kalau kita berpuluh kali menyampaikan tidak boleh ada praktik kekerasan dan perpeloncoan tapi harus menebarkan kasih sayang, membikin peserta didik baru kerasan dan nyaman di sekolah yang baru. Jangan malah membikin mereka ada teror-teror yang tidak pada tempatnya," kata Muhadjir di Sekolah Kristen Yayasan IPEKA, di perumahan Grand Wisata, Jl Sanset Evenue, Lambang Sari, Tambun, Bekasi Selatan, Jawa Barat, Selasa (16/7/2019). Muhadjir ditanya mengenai pembina sekolah yang jadi tersangka tewasnya siswa SMA Taruna di Palembang.


Muhadjir mengatakan insiden meninggalnya siswa saat MOS di Palembang itu sudah masuk ranah pidana. Karena itu, dia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada polisi.

"Kalau sudah dianggap masuk kategori pidana urusannya dengan aparat dan penegak hukum. Kita serahkan sepenuhnya," ujar Muhadjir.

Kemendikub, kata Muhadjir, terus memantau setiap kejadian di lingkungan pendidikan. Jika terjadi malpraktik, pelaku akan ditindak berdasarkan kode etik keprofesian.

"Kalau ada malpraktik kemudian siapa yang melakukan itu tentu saja akan diurus berdasarkan kode etik profesi guru, kalau dilakukan guru. Kalau sudah pidana, urusannya dengan pihak aparat. Kalau akibat dari kelalaian pengelola sekolah, kaitannya dengan pelanggaran disiplin keprofesian. Itu penyelesaiannya di dewan etik," jelas Muhadjir.



Simak Juga 'Siswa SMA Taruna Mengeluh Pening Sebelum Meninggal':

[Gambas:Video 20detik]


(idn/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com