detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 20:18 WIB

Warga Aceh Diimbau Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

Agus Setyadi - detikNews
Warga Aceh Diimbau Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan Ilustrasi (Foto: Fuad Fariz/detikcom)
Banda Aceh - Gerhana bulan akan terjadi di Indonesia dini hari nanti. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat khusuf saat fenomena gerhana bulan terjadi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Aceh untuk melaksanakan ibadah salat sunnah khusuf di masjid-masjid, musala atau tempat keramaian lainnya pada waktu terjadi gerhana. Masyarakat juga dapat melaksanakan shalat khusuf hingga waktu menjelang subuh," kata Kakanwil Kemenag Aceh, M. Daud Pakeh dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7/2019).

Gerhana bulan terjadi pada Rabu (17/7) sekitar pukul 03.00 WIB dimulai dengan gerhana bulan parsial. Posisi matahari, bumi, dan bulan berada pada garis lurus atau digaris imajiner.

Menurut Daud, Kemenag Aceh telah mengirimkan surat imbauan ke kabupaten/kota tentang tata cara salat khusuf. Hal itu untuk memudahkan masyarakat melaksanakan salat gerhana.


"Salat khusuf dapat dilakukan berjemaah maupun sendirian sebanyak dua rakaat dan pada setiap rakaat terdiri dari dua kali rukuk," kata Daud Pakeh.

"Mari memperbanyak takbir, istigfar, zikir, doa, dan shadaqah dalam rangka mengingat keagungan Allah SWT," jelas Daud.

Sementara itu, tim Pakar Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan gerhana bulan parsial dimulai pukul 03.01 WIB ditandai dengan bagian bulan purnama sedikit demi sedikit akan menjadi gelap. Puncaknya pada pukul 04.31 WIB ditandai dengan sebagian bulan akan menjadi gelap dan sebagian lagi tetap terang.


Gerhana bulan sebagian ini akan berakhir pukul 05.59 WIB, yaitu sekitar 50 menit setelah azan subuh berkumandang di Kota Banda Aceh.

"Gerhana bulan jenis ini dapat diamati dengan menggunakan mata telanjang maupun teleskop. Namun, karena terjadi dini hari, kita tidak melakukan pengamatan secara terbuka, tapi kita dapat menyaksikan langsung peristiwa agung tersebut," papar Alfirdaus.

Simak Video "Pelestarian Penyu Langka, Banda Aceh"
[Gambas:Video 20detik]

(agse/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed