detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 18:12 WIB

KPK soal Eks Pengawal Tahanan Idrus Terima Rp 300 Ribu: Untuk Beli Kopi

Haris Fadhil - detikNews
KPK soal Eks Pengawal Tahanan Idrus Terima Rp 300 Ribu: Untuk Beli Kopi Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK mengatakan mantan pengawal tahanan yang bertugas mengawal Idrus Marham sudah mengakui bahwa dia menerima duit Rp 300 ribu. Menurut KPK, pengawal tahanan tersebut mengatakan uang itu diterimanya dan digunakan untuk membeli kopi.

"Orangnya ini sudah mengaku. 'Betul Pak, saya ambil Rp 300 ribu'. Jadi dia nggak ada defence. Karena kita lihatin. Kita belum sempat panggil si pemberinya itu. Tapi dua hari lalu sudah ditanyain. 'Betul Pak'. Dipakai buat apa? 'Beli kopi'. Jadi kalau lihat videonya agak jelas. Di pinggir ambil, setelah itu dia pergi, Pak Idrus masih makan, dia beli pergi beli kopi. Mungkin dengan uang itu," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Syarif tak mengatakan KPK juga bakal melakukan penyelidikan menyeluruh lewat pengawas internal. Ke depan, pengawal tahanan KPK saat keluar rutan akan ditambah.

"Sekarang kita sudah menugaskan pengawas internal itu bukan cuma satu orang ini. Kita sekarang lagi ada penyelidikan yang lebih menyeluruh. Termasuk salah satunya adalah melihat, kita harus melakukan pengawal itu nggak boleh cuma satu. Kalau hanya satu kan gampang, kalau dua kan segan juga dengan temannya. Mulai sekarang tahanan ke pengadilan, berobat itu nggak akan dikawal satu orang, akan dikawal lebih satu orang," ucapnya.

Dia juga akan melihat kemungkinan untuk memberi sanksi kepada pemberi duit tersebut atau Idrus Marham. Namun pemeriksaan pemberi belum dilakukan karena pengawal tahanan yang telah menerima duit sudah mengakui penerimaannya.

"Kita akan lihat itu. Ini masih karena penyelidikannya menyeluruh dan kita ingin tanyakan. Kita belum periksa karena orangnya sudah mengaku," ujar Syarif.


Sebelumnya, KPK memecat pengawal tahanan yang mengawal Idrus Marham ke RS MMC Jakarta pada 21 Juni 2019. Pengawal tersebut dipecat karena menerima uang Rp 300 ribu.

Selain itu, Ombudsman menyimpulkan adanya maladministrasi dan meminta pimpinan KPK menegur sejumlah pejabat internal yang terkait pengawalan tahanan KPK. Ombudsman juga memutarkan rekaman CCTV yang menunjukkan seseorang menerima uang.



Simak Juga 'Video Pegawai KPK Terima Uang, Buntut Pelesiran Idrus Marham':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Terekam CCTV Saat Idrus Marham 'Pelesiran' Tanpa Rompi KPK"
[Gambas:Video 20detik]

(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com