detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 16:11 WIB

Yusril Usul Amnesti Habil Marati, JK: Itu Tugas Pengacara

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Yusril Usul Amnesti Habil Marati, JK: Itu Tugas Pengacara Wapres Jusuf Kalla (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Kuasa hukum Habil Marati, Yusril Ihza Mahendra, melemparkan wacana amnesti dan abolisi untuk para tersangka kasus dugaan makar. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai usulan itu wajar keluar dari Yusril, yang merupakan pengacara.

"Pak Yusril kan pengacara, ada tugas pengacara membebaskan kliennya. Kalau Pak Yusril tidak berusaha membebaskan kliennya kan bukan pengacara namanya," kata JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019).

JK sendiri mengatakan usulan Yusril bisa dipertimbangkan. Sepanjang tersangka kasus makar tersebut tidak melakukan tindakan yang membahayakan negara.



"Tapi tentu juga semuanya akan dilakukan dengan baik. Kalau memang tidak berbuat apa-apa. Tidak berbuat yang membahayakan akan dipertimbangkan," ucapnya.

Sebelumnya, Yusril mengatakan Habil Marati membantah telah memberikan uang kepada Kivlan Zen untuk membeli senjata dalam kasus dugaan rencana pembunuhan empat pejabat nasional.

Yusril mengatakan versi yang disampaikan penyidik dengan versi dari kliennya tentu akan berbeda. Penyidik juga, kata Yusril, akan memeriksa saksi dan tersangka lain karena kasus dugaan makar ini tidak dilakukan sendirian.



"Sebagai advokat, sementara ini saya berada di tengah. Saya ingin melihat persoalan Habil ini secara objektif," kata Yusril kepada wartawan, Senin (15/7).

Yusril menilai sangkaan terhadap Habil Marati merupakan kejahatan yang terkait dengan politik dan keamanan negara setelah hasil Pilpres 2019 diumumkan. Sedangkan tensi politik saat ini, menurut Yusril, sudah mulai cair setelah Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto bertemu.

"Andai kata kasus Habil, Kivlan Zein, Sunarko, dan yang lain dinilai penyidik ternyata cukup bukti untuk dilimpahkan, proses peradilan tentu akan berjalan terus. Apa pun keputusan penyidik Polri dalam menegakkan hukum harus kita hormati," ujar Yusril.


Yusril akan Ajukan Penangguhan Penahanan Habil Marati:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Kivlan Diperiksa Terkait Dana Eksekusi Pejabat dari Habil Marati "
[Gambas:Video 20detik]

(fdu/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com