detikNews
Selasa 16 Juli 2019, 12:49 WIB

Dipecat, Pengawal Tahanan KPK Idrus Marham Diduga Terima Rp 300 Ribu

Haris Fadhil - detikNews
Dipecat, Pengawal Tahanan KPK Idrus Marham Diduga Terima Rp 300 Ribu Idrus Marham (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK memecat pengawal tahanan yang bertugas mengawal Idrus Marham ke RS MMC Jakarta. Diduga pengawal tahanan itu menerima uang Rp 300 ribu dari pihak Idrus.

"Diduga Rp 300 ribu," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (16/7/2019).

Dugaan penerimaan uang ini awalnya disampaikan Ombudsman Perwakilan Jakarta. Febri menyebut penerimaan uang itu sudah diketahui sebelum Ombudsman menyampaikan laporan sehingga dilakukan pemeriksaan internal hingga sanksi pemecatan.





"Hal itu sudah kami temukan sebelum Ombudsman menyelesaikan pemeriksaan hari ini. Karena itulah, KPK langsung mengambil keputusan tegas dengan sanksi berat. Saudara M telah diberhentikan tidak dengan hormat. Ini merupakan bentuk sikap tegas KPK yang tidak mentolerir pelanggaran seperti itu," ujar Febri.

Ombudsman sebelumnya menyimpulkan ada maladministrasi dalam pengawalan Idrus Marham, yang merupakan terdakwa kasus suap PLTU Riau-1, ketika berobat ke RS MMC, Jakarta, pada Jumat, 21 Juni 2019. Izin berobat Idrus itu didapatnya dari penetapan Pengadilan Tinggi Jakarta pada 21 Juni 2019.

Ombudsman menyatakan Idrus didapati berada di kawasan coffee shop RS MMC Jakarta selepas salat Jumat yang, menurut Ombudsman, tidak ada lagi tindakan medis yang dilakukan pada Idrus pada saat itu. Ombudsman juga menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan kegiatan Idrus selama di kawasan RS MMC, termasuk di coffee shop.





Idrus juga terlihat tidak menggunakan rompi tahan dan borgol serta tampak menggunakan ponsel milik seseorang saat berada di coffee shop. Idrus pun terlihat mengobrol dengan sejumlah orang. Ada juga rentang waktu saat pengawal tahanan tidak berada di dekat Idrus ketika di coffee shop.

KPK kemudian memberi sanksi berat kepada pengawal tahanan yang bertugas mengawal Idrus ke RS pada 21 Juni 2019 itu. Pemecatan dilakukan karena pelanggaran disiplin.

"Pimpinan memutuskan Saudara M pengawal tahanan tersebut diberhentikan dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana yang diatur di Peraturan tentang Kode Etik KPK dan aturan lain yang terkait," kata Febri.


Terekam CCTV Saat Idrus Marham 'Pelesiran' Tanpa Rompi KPK:



Simak Video "Terekam CCTV Saat Idrus Marham 'Pelesiran' Tanpa Rompi KPK"
[Gambas:Video 20detik]

(haf/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com