detikNews
Senin 15 Juli 2019, 18:18 WIB

Polisi Sebut Siswa SMA Taruna Tewas Akibat Kepala Dipukul Bambu Saat MOS

Raja Adil Siregar - detikNews
Polisi Sebut Siswa SMA Taruna Tewas Akibat Kepala Dipukul Bambu Saat MOS Kapolda Sumsel Irjen Firli (Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Polisi menetapkan pembina SMA Taruna Indonesia, Palembang, Sumatera Selatan, OFA (24), sebagai tersangka tewasnya siswa ketika mengikuti MOS di sekolah. Polisi menyebut korban, Dewlyn Berli, tewas akibat dipukul pakai bambu.

"Pertama, dari hasil forensik, ada luka di kepala akibat benda tumpul. Setelah itu dipastikan, kami identifikasi bahwa korban dipukul pakai alat bambu," ujar Kapolda Sumsel Irjen Firli saat rilis kasus di Mapolresta Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/7/2019).


Dikatakan Firli, pemukulan terjadi ketika korban mengikuti pembinaan mental di SMA Taruna Indonesia. Hal ini terungkap setelah polisi memeriksa 21 saksi dan menemukan alat bukti itu.

"Keterangan saksi ini kita cocokkan dan diyakini OFA pelaku kekerasan terhadap korban. Hasil forensik juga menunjukkan ada kekerasan di kepala," tegas Firli.

Setelah diperiksa tim penyidik, OFA mengakui perbuatannya itu. OFA menyebut memukul korban karena emosional dan tersinggung atas ucapan korban.

"OFA tersinggung dengan korban, katanya karena korban disuruh ikuti kegiatan dan tidak dilaksanakan. Korban nggak ikut itu karena sudah mengeluh sakit," kata Firli.

"Kami kerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan perbaikan dan ini perlu evaluasi bersama. Tidak boleh lagi ada kegiatan perpeloncoan seperti ini kalau mendidik," katanya.


Atas perbuatannya, OFA saat ini ditahan di Polresta Palembang. Dia terancam Pasal 80 UU Perlindungan Anak, yang ancaman pidananya 15 tahun penjara.

Simak Video "Siswa SMA Taruna Mengeluh Pening Sebelum Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]

(ras/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed