detikNews
Senin 15 Juli 2019, 13:45 WIB

Prabowo Dinilai Lebih Baik Tetap Jadi Oposisi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Prabowo Dinilai Lebih Baik Tetap Jadi Oposisi Jokowi dan Prabowo (Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Politik Median Rico Marbun menilai Prabowo Subianto lebih baik menjadi oposisi. Rico menyampaikan hal ini terkait dengan aspirasi para pendukung Prabowo yang menginginkan Ketum Partai Gerindra itu tetap menjadi oposisi.

"Tentu kalau aspirasi pemilihnya, baiknya Prabowo tetap ada di oposisi," kata Rico kepada wartawan, Senin (15/7/2019).

"Ini menunjukkan konsistensi," imbuh dia.


Prabowo Dinilai Lebih Baik Tetap Jadi OposisiRico Marbun (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)

Rico lantas mencontohkan sikap PDIP yang juga tetap mengambil posisi oposisi saat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintah. Dia pun menyarankan Prabowo dan Gerindra mengambil langkah yang sama.

"Jangan lupa juga PDIP bisa menang dua kali berturut-turut dalam pileg. Karena sepanjang dua periode pemerintahan SBY, PDIP mengambil posisi oposisi sejati," kata Rico.

"Jadi syarat oposisinya ialah oposisi sejati. Bukan oposisi jadi-jadian. Judul oposisi tapi rasa koalisi," imbuh dia.


Rico memandang sebaiknya Prabowo dan Gerindra terus konsisten menjadi oposisi. Selain itu, diharapkan, tidak ada tawar-menawar dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan koalisinya.

"Artinya, ya jangan ada kader Gerindra yang struktural maupun kultural yang masuk di kabinet atau posisi nonkabinet. Harus nol tukar-menukar kepentingan," jelas Rico.

Simak Video "Jokowi-Prabowo Kompak Jalin Kemesraan"
[Gambas:Video 20detik]

(mae/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com