detikNews
Senin 15 Juli 2019, 12:27 WIB

Komnas HAM Periksa Danyon-Danton Brimob yang Bertugas saat Rusuh 22 Mei

Jeffrie Nandy Satria - detikNews
Komnas HAM Periksa Danyon-Danton Brimob yang Bertugas saat Rusuh 22 Mei Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Amiruddin (Foto: Jefrie/detikcom)
Jakarta - Komnas HAM memeriksa sejumlah anggota polisi yang bertugas di lapangan saat kerusuhan 21-22 Mei. Mereka yang diperiksa juga merupakan orang yang mengendalikan anggota polisi di lapangan.

"Pokoknya ada beberapa lah. Saya lupa juga ngitungnya. Ada Danyonnya, ada Danki, ada Danton. Artinya itu orang-orang anggota polisi yang langsung mengendalikan anggota-anggota di lapangan pada saat itu," kata Koordinator Subkomisi Penegakan HAM, Amiruddin, di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).


Komnas HAM Periksa Danyon-Danton Brimob yang Bertugas saat Rusuh 22 MeiFoto: Jefrie/detikcom

Jumlah personel polisi yang diperiksa Komnas HAM berjumlah sekitar 10 orang. Mereka didampingi oleh Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Kamarul Zaman.

"Tadi datang kalau tidak salah ada 10 apa, 10-anlah. Dari Brimob dan Samapta, itu yang datang. Satuannya Brimob dan Samapta didampingi oleh pak Irwasda," ujar dia.



Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan yang kedua yang dilakukan Komnas HAM terhadap polisi. Sebelumnya, menurut Amiruddin, Komnas HAM juga sempat memeriksa Karo Ops Polda Metro Jaya.

"Ini yang kedua. Yang pertama, hari Kamis yang lalu datang ke sini, itu yang datang adalah Karo Ops, Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya dan jajarannya. Kan ada yang di jajaran komando dan ada di jajaran lapangan. Nah yang hari ini yang lapangan semua, waktu hari Kamis itu yang komandonya," ujar dia.

Komnas HAM Periksa Danyon-Danton Brimob yang Bertugas saat Rusuh 22 MeiFoto: Jefrie/detikcom


Menurut Amiruddin, para anggota polisi menyampaikan keterangan terkait kondisi saat rusuh pada 21-22 Mei. Mereka juga menyampaikan cara menghadapi kerusuhan tersebut.

"Mereka menyampaikan perkembangan keadaan ya pada 2 malam itu. Mulai dari konsentrasi massa, tindakan-tindakan massa, dan bagaimana cara mereka menghadapinya sesuai dengan Protap yang mereka miliki," ujarnya.

"Ya untuk mengetahui tindakan polisi itu, apakah sesuai protap nya, bagaimana cara mereka menghadapi massa, bagaimana mereka kalau udah tangkap orang seperti apa diperlakukan. Seperti itu," sambungnya.


Eks Komandan Tim Mawar Kembali Laporkan Majalah Tempo ke Polisi:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Ke Komnas HAM Bawa Bendera Kuning, Massa Minta Usut Kasus 22 Mei"
[Gambas:Video 20detik]

(knv/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com