detikNews
Senin 15 Juli 2019, 10:57 WIB

Belum Dapat Izin Polisi, Massa Tunda Aksi di Depan Rumah Prabowo

Indra Komara - detikNews
Belum Dapat Izin Polisi, Massa Tunda Aksi di Depan Rumah Prabowo Kediaman Prabowo Subianto di Jl Kertanegara, Jakarta Selatan. (Foto: Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Massa yang mengatasnamakan Jaringan Pemuda Penyelemat Konstituen (JPPK) Prabowo-Sandi menunda menggelar aksi di depan kediaman Prabowo Subianto hari ini. Aksi batal digelar hari ini lantaran belum mendapat izin dari kepolisian.

"Kebetulan kami dapat komplain dari teman-teman keamanan masalah pemberitahuannya, masalah jaraknya. Makanya saya bilang ambil jalan tengah agar tak terjadi hal yang tak diinginkan kami tunda hari Rabu," kata Ketua JPPK Fhais, saat dikonfirmasi, Senin (15/7/2019).


Rencananya, massa aksi akan menggelar aksi di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegata no 4, Kebayoran Baru, Jaksel hari ini pukul 10.00 WIB. Fhais mengatakan hari ini pihaknya akan mengajukan pemberitahuan aksi ke Polda Metro Jaya. Harapannya, aksi pada hari Rabu besok akan diizinkan.

"Alasan teman-teman kepolisian kan karena nggak ada pemberitahuan aksi, juga tempat hunian pribadi. Nanti di Polda dikasih ini, bukan nggak boleh (aksi), tapi memang ada jaraknya, dikasih jarak berapa. Kami pasti turun kok. Saya ikut aturan aja biar nggak bermasalah," ujarnya.


Dia mengatakan rencananya sekitar 30 orang akan aksi di kediaman Prabowo pada Rabu (17/7) lusa. Aksi diagendakan digelar setelah salat zuhur.

Fhais mengatakan salah satu tuntutan aksi yakni ingin meminta penjelasan Prabowo terkait pertemuan dengan Jokowi, sekaligus menanyakan soal surat wasiat.

"Salah satunya itu masalah persoalan kita mau tahu surat wasiat tulisan Pak Prabowo itu apa sih, kok terkesan kayak rahasia banget," ujarnya.

"Pada prinsipnya pertemuan siapa aja tetap mendukung cuma kan memang momennya yang sekarang pendukung merasa kecewa. Maka itu kita tak bisa berkeluh kesah ke orang lain slain pada beliau yang kami dukung, beliau yang mampu menjawab," lanjut dia.

Sementara itu, di kediaman Prabowo pagi tadi sudah berjaga sejumlah personel kepolisian. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar juga turun memantau aksi. Indra membenarkan adanya penundaan aksi di depan kediaman Prabowo.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di depan kediaman Prabowo Subianto, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan.Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di depan kediaman Prabowo Subianto, Jl Kertanegara, Jakarta Selatan. Foto: Indra Komara/detikcom

"Dia harusnya kan kalau menyampaikan aspirasi dia wajib memberitahukan kepada pihak kepolisian, tetapi mereka harus tahu bahwa aturan-aturan khususnya yang menjadi objek unjuk rasa tidak dibenarkan di fasilitas-fasilitas pribadi, apalagi rumah seperti ini nggak boleh," kata Indra.

"Jadi, tentunya pasti dari pihak kepolisian tidak akan mengizinkan mereka melakukan ini. Walaupun, sifatnya pemberitahuan, pasti dari pihak keamanan akan menyampaikan bahwa dilarang melakukan atau menyampaikan aspirasi unjuk rasa di depan depan fasilitas pribadi," sambungnya.

Simak Video "Bertemu Jokowi, Prabowo: Saya Diminta Membantu di Bidang Pertahanan"
[Gambas:Video 20detik]

(idn/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com