detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 12:30 WIB

Kabar Penutupan BOP Labuan Bajo, Ini Reaksi Tokoh Setempat

Nurcholis Maarif - detikNews
Kabar Penutupan BOP Labuan Bajo, Ini Reaksi Tokoh Setempat Foto: (Muhammad Zaky Fauzi Azhar/detikcom)
Jakarta - Rencana penutupan Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo oleh pemerintah pusat mendapat reaksi dari tokoh masyarakat setempat. Salah satunya tokoh agama Peter Marsel yang mengatakan bahwa kehadiran BOP di Labuan Bajo sangat bermanfaat bagi sektor pariwisata.

"Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur selalu dikenal termiskin, terbelakang. Lalu pusat mau keluar dari situsi seperti itu dengan mendirikan BOP. Tentu kehadiran BOP sangat penting dan menjadi rezeki masyarakat di Labuan Bajo dan begitu banyak wilayah lain ingin BOP," ucap Peter dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/7/2019).


Menurutnya, kehadiran BOP membuat sektor pariwisata dapat lebih terkoordinasi, sistematis, dan terarah. Peter juga mengatakan bahwa hanya segelintir orang yang menginginkan BOP ditutup sedangkan sebagian masyarakat masih menginginkan kehadiran BOP.

"Pernyataan itu sebenarnya harus dipikirkan baik-baik, karena kehadiran BOP sangat berguna khususnya di Manggarai Barat, Labuan Bajo dan untuk seluruh Flores," ucapnya.


Labuan Bajo masuk dalam 10 besar destinasi prioritas di Indonesia bahkan saat ini masuk ke dalam empat super prioritas bersama dengan Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika. Adapun BOP terdiri dari dua bagian, yaitu Dewan Pengarah dan Badan Pelaksana yang anggotanya para menteri dan kepala daerah terkait. Lalu ada Badan Pelaksana yang akan diisi oleh kaum profesional yang ditunjuk pemerintah.

Menurut Peter, Ada banyak kabupaten yang menginginkan untuk terpilih masuk dalam 10 besar destinasi wisata unggulan, tetapi tidak sanggup. Kehadiran BOP membuat sektor pariwisata Labuan Bajo lebih banyak mendatangkan rezeki dan menutupnya sama seperti dengan membuang rezeki.



Tonton video Saat Jokowi Menyusuri Gua Batu Cermin:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Explorer Labuan Bajo: Bakti Insan Kedokteran Gigi di Timur Negeri"
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com