detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 07:00 WIB

Round-Up

Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo Foto: Jokowi dan Prabowo (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
FOKUS BERITA: Jokowi-Prabowo Bertemu
Jakarta - Pertemuan antara Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto masih dinantikan pascapilpres 2019. Pertemuan rekonsiliasi keduanya ini dinilai penting untuk menyatukan kembali elemen masyarakat yang sempat terpecah saat Pilpres 2019.

Partai Gerindra menyatakan pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi pasti akan terjadi. Namun Gerindra belum mengetahui kapan pertemuan itu akan terjadi.

"Pertemuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi pada saatnya pasti akan terjadi. Dan itu terjadi di tahun 2014, satu minggu kalau nggak salah. Waktu itu saya ingat 17 Oktober pertemuan itu terjadi, tiga hari sebelum pak Jokowi dilantik. Pak Jokowi menemui Pak Prabowo," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

"Dan saya pun memprediksi pertemuan ini akan terjadi. Tapi kapannya itu yang saya belum bisa... karena kesibukan keduanya. Pak Prabowo juga memiliki agenda dan kesibukan yang padat, demikian juga Pak Jokowi," imbuhnya.

Muzani sendiri belum bisa memastikan apakah pertemuan itu akan terjadi pada Juli ini.

Namun di tengah penantian pertemuan antara Jokowi dan Prabowo muncul syarat rekonsiliasi dari kubu Prabowo. Syarat tersebut adalah pemerintah membawa pulang Imam Besar FPI Habib Rizieq ke Indonesia.

Soal syarat pemulangan Habib Rizieq yang sempat disinggung eks jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Muzani menganggapnya sebagai syarat islah.

"Rekonsiliasi itu bukan sekadar lip service, bukan sekadar dagangan politik, bukan sekadar bualan. Tapi islah menjadi sesuatu yang memang keharusan ketika proses itu terjadi," jelas Muzani.

Muzani menyatakan pemulangan Habib Rizieq juga menjadi salah satu syarat Prabowo. Namun, menurutnya, itu hanyalah syarat keseluruhan.

"Ya keseluruhan, bukan hanya itu, tapi keseluruhan. Bukan hanya itu, tapi keseluruhan. Kemarin-kemarin kan banyak ditahan-tahanin ratusan orang," ucapnya.


Selain syarat tersebut, Muzani menegaskan tak ada syarat pemulangan tokoh lain yang diajukan oleh Prabowo. Menurutnya, yang terpenting adalah mencairkan perbedaan di masyarakat.

"Nggak ada. Pokonya yang penting adalah bagaimana perbedaan paham, perbedaan pandangan, perbedaan pilihan di masyarakat ini kemudian menjadi sesuatu yang cair sehingga ada energi bagi bangsa Indonesia untuk menata ke depan. Nah, energi baru ini yang kemudian harus kita pupuk untuk membangun Indonesia," tutur Muzani.

Sementara itu, pihak Istana menilai pertemuan antara Jokowi dan Prabowo penting karena untuk menjaga keteduhan antar tokoh politik tersebut dan para pendukungnya.

"Enggak ada lain-lain, pemerintah berkepentingan untuk suasana teduh itu saja, ketemu bicara hal lain-lain nanti kita ngomong," kata Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin kepada wartawan di Makassar, pada Jumat (12/7) malam.


Ngabalin lalu mengambil contoh sikap ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jelang Pilpres 2019 lalu. Meski partai Demokrat memilih mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019, setelahnya Jokowi tetap kembali membukakan pintu pertemanan bagi Demokrat.

"Orang SBY sebelum bergeser ke 02 sudah berkali-kali ketemu Jokowi dengan semua persyaratan-persyaratannya setelah pergi ke 02 monggo good bye. Sekarang kembali juga dibuka pintu lebar-lebar tidak ada yang mengkritik, tidak ada yang berbicara, kenapa report banget sih? siapa yang sebenarnya tidak ikhlas?," tutur Ngabalin.


Ngabalin mengungkapkan, Jokowi telah siap kapanpun untuk bertemu dengan Prabowo. Ngabalin pun heran dengan rencana rekonsiliasi yang tidak begitu ditanggapi baik oleh kubu Prabowo.

"Itulah yang selalu saya bilang, sebagai Pemerintah, sebagai Presiden ini orang Jawa, orang Solo, punya tata krama yang tinggi kalau mau dia bilang berjalan, berlari pun dia mau datang di manapun tempatnya (Prabowo), kenapa kau tidak tanggapi selama ini," ujar Ngabalin.



Tonton video Jokowi-Prabowo akan Bertemu, Gerindra: Kita Sodorkan Visi-misi:

[Gambas:Video 20detik]


Menanti Pertemuan Jokowi dan Prabowo

(nvl/ibh)
FOKUS BERITA: Jokowi-Prabowo Bertemu
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed