detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 06:50 WIB

PPP Harap Reshuffle Jokowi Jadi Cermin Kabinet Periode Kedua

Ibnu Hariyanto - detikNews
PPP Harap Reshuffle Jokowi Jadi Cermin Kabinet Periode Kedua Sekjen PPP Arsul Sani (Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom)
Jakarta - Isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akhir periode pertama pemerintahan kembali mengemuka setelah Jokowi mengaku sudah memiliki blueprint untuk kabinetnya dan segera mengumumkan nama-nama menterinya itu. Jika benar reshuffle terjadi, PPP sebagai salah satu parpol pengusung berharap reshuffle ini menjadi gambaran pemerintahan Jokowi di periode berikutnya.

"Soal reshuffle kabinet ini PPP memandangnya sebagai hak prerogatif Presiden. Jadi itu kami kembalikan saja kepada Presiden bisa jadi komposisinya sekaligus mencerminkan kabinet mendatang," kata Sekjen PPP Arsul Sani saat dihubungi, Jumat (12/7/2019) malam.



Arsul berharap jika memang ada reshuffle komposisi menteri-menterinya sekaligus mencerminkan merupakan cerminan kabinet di periode kedua. Sehingga, menurutnya, ada keberlanjutan dengan kabinet untuk pemerintahan selanjutanya.

"Harapannya adalah kontinuitas pemerintahan bisa terjaga, dan jika reshufle ini merupakan potret dari kabinet pemerintahan Pak Jokowi-KMA (Kyai Maruf Amin) ke depan, maka para menteri baru yang ditunjuk bisa memanfaatkan sisa jabatan periode ini untuk orientasi," ujarnya.



Selain itu, PPP kata Arsul tidak mempermasalahkan soal kemungkinan ada perbandingan komposisi menteri antara kalangan profesioanal dan politikus. Sebab ia menyerahkan semua keputusan mengenai menteri di kabinet pemerintahan ke Presiden Jokowi.

"Tentu Pak Jokowi sudah menghitungnya sesuai dengan prinsip proporsionalitas," sebutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengantongi nama-nama menteri untuk periode 2019-2024.

Dalam periode 2014-2019, Jokowi sudah 4 kali merombak kabinetnya. Secara berturut-turut, reshuffle dilakukan pada 12 Agustus 2015, 27 Juli 2016, 17 Januari 2018, dan 15 Agustus 2018. Ini belum termasuk pelantikan Ignasius Jonan jadi Menteri ESDM (14 Oktober 2016) dan pelantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Mensos menggantikan Idrus Marham (24 Agustus 2018).

Pada 2019, isu tersebut kembali mengemuka dan Istana sempat memberikan kode Jokowi akan melakukan reshuffle setelah Lebaran. Terlebih, beberapa menteri Jokowi pernah bersinggungan dengan kasus hukum.

Kini, Jokowi akan menatap kepemimpinan di periode keduanya. Ia mengaku sudah memiliki blueprint untuk kabinetnya dan segera mengumumkan nama-nama menterinya itu. Namun dia belum memastikan kapan pengumumannya.

"Secepatnya (diumumkan, red)," kata Jokowi setelah menghadiri acara di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, hari ini.



Tonton video Jokowi Ingin Buat Pulau Komodo Jadi Eksklusif:

[Gambas:Video 20detik]


PPP Harap Reshuffle Jokowi Jadi Cermin Kabinet Periode Kedua

(ibh/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed