detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 22:27 WIB

Round-Up

Penahanan Sudah Ditangguhkan, Eggi Minta Kasus Dihentikan

Samsuduha Wildansyah - detikNews
Jakarta - Eggi Sudjana terus berjuang untuk mendapatkan keadilan atas kasus makar yang menjeratnya. Setelah mendapatkan penangguhan penahanan, Eggi Sudjana kini terus mendesak agar penyidik menyetop kasusnya itu.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Eggi Sudjana, Alamsyah. Ia mengatakan kasus itu harus dihentikan karena ucapan people power Eggi Sudjana tidak membuktikan adanya sebuah gerakan makar.

"Menurut kami, tidak cukup dua alat bukti karena dia baru ucapan, tidak ada tindakan maupun perbuatan. Ya saya sependapat juga dengan Wakil Presiden JK yang menyatakan itu tidak ada perbuatan, itu baru ucapan," ungkap Alamsyah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Namun sejauh ini belum ada tanggapan dari penyidik terkait permohonannya itu. Penyidik masih mempertimbangkan permohonannya itu.
Meski begitu, Eggi Sudjana optimistis kasusnya bakal di-SP3. Kalaupun tidak, dia siap berjuang di pengadilan nanti.

"Kalau tidak dikabulkan, ya kita hadapi juga nanti di kejaksaan. Cuma insyaallah itu bisa dikabulkan. Kami yakin benar, insyaallah bisa dikabulkan karena kami berkeyakinan unsurnya tidak terpenuhi, unsur makar," katanya.

Permohonan SP3 kasus itu diajukan oleh Eggi Sudjana pada Kamis, 20 Juni lalu. Hingga saat ini belum ada keputusan dari penyidik, dan Eggi Sudjana masih menjalani wajib lapor setelah penahanannya ditangguhkan.


Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penghentian penyidikan murni kewenangan penyidik. Ada beberapa alasan kasus itu dihentikan, di antaranya tidak cukup bukti atau tersangka meninggal dunia.

"SP3 itu kewenangan penyidik," jawab Argo.
Kasusnya sendiri saat ini masih diproses oleh penyidik. Polisi telah memeriksa beberapa saksi dan ahli terkait kasus makar tersebut.

Namun sampai saat ini penyidik belum melimpahkan berkas penyidikan perkara itu ke kejaksaan.

Eggi Sudjana sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan keonaran. Eggi kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak Selasa, 14 Mei 2019.
Eggi kemudian mengajukan penangguhan penahanan. Tidak tanggung-tanggung, anggota DPR Ahmad Sufmi Dasco menjadi penjamin penangguhan penahanannya.

Permohonan penangguhan penahanannya itu kemudian dikabulkan pada Senin, 24 Juni 2019. Eggi Sudjana pun berterima kasih kepada Prabowo Subianto atas 'kebebasan'-nya itu.

Setelah ditangguhkannya penahanannya itu, Eggi Sudjana diwajibkan lapor diri setiap Senin dan Kamis. Lapor diri dilakukan untuk mengontrol bahwa tersangka tidak melarikan diri.


Simak Video "Penahanan Ditangguhkan, Eggi Semringah: Terima Kasih Kapolri"
[Gambas:Video 20detik]

(mei/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com