detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 11:01 WIB

Protes Eksekusi Lelang Hotel di Kuta, Massa Demo di PN Denpasar

Aditya Mardiastuti - detikNews
Protes Eksekusi Lelang Hotel di Kuta, Massa Demo di PN Denpasar Demonstrasi di PN Denpasar, Jumat (12/7/2019) Foto: Dok. Istimewa
Denpasar - Massa berdemonstrasi di depan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Massa yang mengatasnamakan Aksi Damai dari Konsorsium untuk Penegakan Hukum Indonesia (KOPHI) itu menuntut eksekusi lelang hotel di Kuta ditinjau ulang.

"Jadi mereka pendemo itu pada intinya menyinyalir proses lelang di hotel di wilayah kuta proses lelangnya dianggap tidak benar. Nah jadi secara detail kasusnya belum saya dapatkan, kami hanya tugas mengamankan supaya tidak terjadi rusuh," kata Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Gatra saat dihubungi, Jumat (12/7/2019).

Demonstrasi berlangsung sekitar pukul 08.00 WITa dan berakhir pukul 09.20 WITa. Gatra mengatakan aksi itu berjalan kondusif.

"Jam 08.00 WITa mereka sudah mulai kumpul, lalu orasi menyatakan sikap kemudian ditemui Pak wakil ketua pengadilan habis itu bubar. Aksinya berlangsung damai karena sebelum mulai saya sudah arahkan di Bali ini jangan ada kekerasan," terangnya.

Dari foto terlihat massa membawa spanduk bertuliskan 'Berantas Mafia Lelang di Bali #TegakkanHukumdanKeadilan'. Menurut Gatra ada lima orang yang berorasi dan menyampaikan sikap terkait kasus lelang itu.


Demonstrasi di PN Denpasar, Jumat (12/7/2019)Demonstrasi di PN Denpasar, Jumat (12/7/2019) Foto: Dok. Istimewa



"Nggak bikin macet karena saya kondisikan saya bawa masuk supaya diterima di dalam, mereka ngumpul saja di luar. Saya koordinasikan pihak pengadilan saya ajak ke lobi depannya. Lima orang orasi, pernyataan sikap ya sudah," jelasnya.





Para pendemo itu juga ditemui Wakil Ketua Pengadilan Negeri Denpasar Sobandi. Kepada Sobandi mereka minta eksekusi lelang ditinjau.

"Iya, demo mengenai eksekusi lelang, minta eksekusi lelang ditinjau," ujar Sobandi dihubungi terpisah.

Untuk diketahui, Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (DJKN) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar melelang Hotel Kuta Paradiso yang berada di lokasi strategis yakni Pantai Kuta.

Hotel Kuta Paradiso ini terdiri atas 3 SHGB yang dijual dalam 1 paket berikut perlengkapan hotel. Adapun nilai limit lelang tersebut Rp 749 miliar dengan jaminan Rp 374,5 miliar.

Batas akhir jaminan harus disetor pada 11 Juli 2019 dan batas akhir penawaran pada 12 Juli 2019 pada pukul 08.00 WIB.

"Pengadilan Negeri Denpasar melalui perantaraan KPKNL Denpasar hendak melaksanakan penjualan umum (Lelang) melalui Internet tanpa kehadiran peserta lelang dengan penawaran secara tertutup," tulis DJKN seperti dikutip detikcom dari CNBC.

Simak Video "Jangkrik Aduan, Denpasar, Bali"
[Gambas:Video 20detik]

(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com